Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

SKK Migas Dorong Teknologi dan Inovasi, Intip Tujuannya

Abdul Rochim • Jumat, 6 Desember 2024 | 05:09 WIB
SKK migas berupaya menerapkan teknologi dan inovasi mutakhir untuk meningkatkan produksi.
SKK migas berupaya menerapkan teknologi dan inovasi mutakhir untuk meningkatkan produksi.

BANDUNG, RADARPATI.ID - SKK Migas terus mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk menerapkan teknologi terkini.

Selain itu, SKK Migas berinovasi guna meningkatkan produksi serta lifting migas nasional sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

Hal ini tercermin dalam kegiatan Asset Management and Optimization Review (Amore) dan Technology Day yang diadakan di Bandung pada 5 Desember 2024.

Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas, Benny Lubiantara, mengungkapkan bahwa industri hulu migas saat ini menghadapi tantangan besar untuk mencapai target lifting.

Beberapa tantangan tersebut meliputi lapangan migas yang sudah matang, cadangan yang semakin menipis, penurunan tekanan reservoir.

Serta peningkatan produksi air dan pasir yang memengaruhi produksi dan efisiensi operasional.

“Situasi ini mengharuskan kita terus berinovasi, memanfaatkan teknologi terbaru, dan menerapkan praktik terbaik yang telah terbukti efektif,” ujar Benny dalam acara Amore dan Technology Day.

Benny menambahkan bahwa strategi jangka panjang SKK Migas, terutama dalam meningkatkan nilai aset eksisting, menjadi kunci peningkatan produksi migas nasional.

“Optimalisasi produksi lapangan eksisting sangat krusial,” tegas Benny.

Senada dengan Benny, Kepala Divisi Optimalisasi Cadangan SKK Migas, Sri Andaryani, menekankan pentingnya inovasi metode dan teknologi baru untuk menahan laju penurunan produksi dan bahkan meningkatkan produksi migas.

Output akhirnya harus berupa peningkatan produksi dan monetisasi.

"Saya berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi produksi migas nasional,” katanya.

Kegiatan Amore dan Technology Day di Bandung ini dihadiri sekitar 600 peserta dari berbagai praktisi hulu migas.

Sebanyak 50 booth teknologi juga hadir memamerkan inovasi yang mendukung eksplorasi, eksploitasi, dan peningkatan produksi migas nasional. (*him)

Editor : Abdul Rochim
#skk migas #bandung #inovasi