PATI, RADARPATI,ID – Kabar baik datang dari PG Trangkil yang sukses tutup giling pada tahun 2024.
Capaian giling pada tahun ini melebihi target.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Kebon Agung Didid Taurisianto usai acara seremoni tutup giling, Sabtu (12/10) di depan kantor PG Trangkil.
PG Trangkil berhasil menggiling tebu sebanyak 11,6 juta kwintal tebu dengan produksi gula 90 ribu ton.
Hasilnya sangat memuaskan lebih tinggi dari rencana yang dibuat pabrik.
Tahun ini PG Trangkil bisa merealisasikan kapasitas giling tertinggi sepanjang pabrik berdiri. Selain itu juga berhasilkan meningkatkan rendemen tebu sampai 7,8 persen.
“Kita patut bersyukur dengan kinerja PG Trangkil maupun kerja sama dengan petani tebu, hasilnya sangat memuaskan,” ungkap Direktur Utama PT Kebon Agung Didid Taurisianto.
Pada tahun ini awal musim giling dimulai pada 15 Mei 2024 sampai dengan 12 Oktober 2024 tutup giling.
Lebih lanjut pihaknya berharap jalinan kemitraan dengan petani tebu semakin baik untuk sukses dan sejahtera bersama dari PG Trangkil dan petani tebu.
“Ini berkat kerja keras tim dan juga kolaborasi dengan petani tebu, selama musim giling 2024 ini kegiatan produksi melibatkan ribuan orang meliputi petani tebu, buruh penebang, sopir angkutan truk tebu dari berbagai daerah di Jawa Tengah,” ungkap Didid.
Sementara itu Ketua DPC APTRI PG Trangkil Kamari pun menilai kerja sama dengan PG Trangkil menciptakan lapangan kerja bagi ribuan orang.
Serta banyak petani tebu yang telah merasakan manfaat bermitra dengan PG Trangkil.
”Kami merasakan kemitraan di PG Trangkil sangat baik dan mensejahterakan petani, maka dari itu kami konsisten selalu mendukung giling PG Trangkil sampai hari terakhir giling, pada tanggal 12 oktober 2024. Harapannya hubungan yang harmonis ini selalu terjaga, petani sejahtera dan PG Trangkil semakin jaya,” paparnya.
Diketahui PG Trangkil juga mempekerjakan lebih dari 1.000 orang tenaga kerja musiman selama proses giling berlangsung.
Seremoni tutup giling ditandai dengan penyerahan tebu kemanten sebagai tebu terakhir.
Penyerahan secara simbolis tebu ini dilakukan oleh pengurus Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) wilayah kerja PG Trangkil kepada jajaran direksi yaitu Direktur Utama PT Kebon Agung Didid Taurisianto, Direktur Produksi dan Pengembangan Prasetyo Budi Santoso, dan Direktur Keuangan Krisman L Tobing, serta Pemimpin PG Trangkil Sukirno.
Acara seremoni tutup giling dilakukan dengan kirab dengan diawali rombongan kesenian barongan Risang Guntur Seto.
Kemudian empat anggota APTRI membawa tebu kemanten, puluhan petugas tanaman tebu, dan diikuti iring-iringan 20 rit truk tebu yang menuju timbangan.
Seremoni tutup giling berlangsung semarak, anak-anak sekolah dan masyarakat sekitar antusias menyaksikan kirab dan juga penampilan barongan dari Kota Blora tersebut. (aua/amr/izza)
Editor : Syaiful Amri