Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Sesar Kendeng, Gempa Ini Memiliki Kekuatan 7 Magnitudo, Ini Segmen Wilayah yang Bisa Terdampak!

Abdul Rochim • Selasa, 3 September 2024 | 17:18 WIB
Ilustrasi: Gempa. (Pinterest)
Ilustrasi: Gempa. (Pinterest)

JAKARTA, RADARPATI.ID - Sejumlah sesar aktif di Pulau Jawa harus diwaspadai karena aktivitasnya berpotensi memicu gempa.

Salah satu sesar aktif yang berada di pantai utara Jawa dikenal sebagai zona Sesar Kendeng.

Sesar Kendeng adalah salah satu dari ratusan sumber gempa baru yang diidentifikasi dalam revisi peta gempa bumi nasional oleh Tim Pusat Studi Gempa Nasional.

Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017 ini merupakan pembaruan dari peta sebelumnya yang diterbitkan pada tahun 2010. (sumber: Kompas.com)

Sesar Kendeng membentang dari barat ke timur, mulai dari selatan Semarang di Jawa Tengah hingga bagian barat Jawa Timur dengan panjang sekitar 300 kilometer.

Sesar ini terbagi menjadi enam segmen, yaitu Segmen Demak, Segmen Purwodadi, Segmen Cepu, Segmen Blumbang, Segmen Surabaya, dan Segmen Waru.

Berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017, Sesar Kendeng terdiri dari sesar-sesar naik dan lipatan-lipatan yang terdeteksi melalui anomali Bouguer di wilayah tersebut.

Menurut para peneliti seperti Hamilton (1979), Simandjuntak dan Barber (1996), serta Smyth (2008).

Danny Hilman Natawidjaja, ahli gempa bumi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menekankan bahwa penemuan sesar darat di sepanjang pantai utara Jawa ini sangat penting.

Terutama untuk melakukan mitigasi bencana.

Danny juga menjelaskan Sesar Kendeng memiliki potensi untuk memicu gempa bumi dengan kekuatan hingga magnitudo 7.

Khususnya di daerah sekitar Kota Surabaya, Jawa Timur.

Untuk diketahui sesar atau patahan (fault) adalah pergeseran lapisan batuan akibat gaya tekan kerak Bumi.

Adapun megathrust adalah gempa berkekuatan sangat besar yang terjadi di zona subduksi atau titik temu antara dua lempeng benua. (*)

Editor : Abdul Rochim
#gempa #pati #sesar kendeng #surabaya #pusat studi gempa nasional #megathrust #pantai utara Jawa