Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Basarnas Tingkatkan Kesiapan Masyarakat Perkotaan Hadapi Ancaman Gempa Megathrust, Ini Bentuk Pelatihannya!

Abdul Rochim • Selasa, 27 Agustus 2024 | 03:38 WIB
Ilustrasi: Gempa. (Pinterest)
Ilustrasi: Gempa. (Pinterest)

JAKARTA, RADARPATI.ID - Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) memperkuat kesiapan masyarakat perkotaan dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi megathrust melalui pelatihan teknik penyelamatan diri atau urban rescue.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat gempa.

Kepala Basarnas, Kusworo, mengatakan pada Senin di Jakarta bahwa selain di Jakarta, pelatihan urban rescue juga akan dilaksanakan di beberapa wilayah lain.

Termasuk Banyuwangi, Jawa Timur, dan sekitarnya dalam beberapa pekan ke depan.

Sebelumnya, pelatihan serupa telah dilakukan di Pulau Nias, Sumatera Utara, dan Yogyakarta, di mana ratusan masyarakat menerima pelatihan tersebut.

"Kegiatan pelatihan ini akan terus dilakukan di berbagai kota.

Anggota kami yang tersebar di seluruh Indonesia memiliki spesifikasi khusus untuk itu," ujar Kusworo seusai membuka rapat Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) tingkat pusat.

Kusworo menjelaskan bahwa pelatihan urban rescue dalam menghadapi gempa bumi adalah salah satu program prioritas Basarnas untuk menciptakan ketahanan bencana nasional, sesuai dengan amanah konstitusi.

Ia menyebutkan bahwa hasil dari pelatihan dan sosialisasi yang masif telah membuat masyarakat perkotaan lebih paham tentang langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi gempa, seperti segera keluar dari bangunan, melindungi kepala, dan tetap tenang.

Kesadaran masyarakat tentang keselamatan diri juga meningkat pasca gempa bermagnitudo 7,1 yang melanda perairan Megathrust Nankai, Jepang.

Kekhawatiran atas potensi gempa serupa di Indonesia, terutama di zona megathrust Mentawai-Siberut dan Selat Sunda, menjadi dorongan untuk memperluas cakupan pelatihan.

Basarnas juga akan menambahkan muatan pelatihan yang lebih mendalam, termasuk latihan taktis (tactical exercise) yang mengajarkan cara bertindak saat terjebak di dalam gedung dan penggunaan peralatan seperti tali untuk evakuasi diri.

Dengan pelatihan ini, diharapkan masyarakat lebih siap menghadapi potensi gempa besar dan tsunami yang dapat terjadi di zona megathrust Indonesia.

"Kami sangat terbuka bagi pegiat dan potensi SAR untuk berkolaborasi dalam berbagi pengalaman dan kemampuan rescue kepada masyarakat," tambah Kusworo. (*)

Editor : Abdul Rochim
#basarnas #pulau nias #gempa #sumatera utara #jakarta #sunda #megathrust