PATI, RADARPATI.ID – Puluhan petani dan buruh penebang tebu melakukan upacara peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia di kebun percobaan PG Trangkil, Sabtu (17/8).
Upacara ini merupakan inisiatif dari PG Trangkil.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Kebon Agung Didid Taurisianto, Pemimpin PG Trangkil Sukirno.
Selain itu juga dihadiri oleh Ketua pengurus Asosiasi Pertani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kamari.
Pada momen upacara tersebut, PG Trangkil juga me-launching Implemen Pedot Oyot “Disc Plough”, sebagai wujud bakti PG Trangkil untuk negeri.
Inovasi dari karyawan PG Trangkil ini menjadi kado bagi para petani tebu di seluruh Indonesia.
“Hari ini kita melakukan kegiatan upacara bendera, ini sebagai wujud nasionalisme dan patriotisme dari pabrik gula bersama mitra petani yang memasok bahan baku tebu ke PG Trangkil. Sekaligus kita launching inovasi untuk petani tebu,” ungkap Direktur Utama PT Kebon Agung Didid Taurisianto.
Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan upacara bendera ini, akan semakin mempererat hubungan kemitraan PG Trangkil.
Dengan mitra petani yang sudah terjalin baik selama ini untuk mendukung pencapaian swasembada gula nasional.
Lebih lanjut, Didid menjelaskan launching alat Implemen Olah Tanah PG Trangkil pada hari ini sebagai angin segar bagi inovasi pengembangan mekanisasi alat pertanian yang semakin dibutuhkan.
Hal ini didasarkan jumlah tenaga kerja di sektor pertanian khususnya untuk pekerjaan di lahan yang semakin terbatas.
Dengan adanya alat ini, kami berharap dapat membantu petani untuk menjawab permasalahan terbatasnya jumlah tenaga kerja.
Selain itu dengan adanya alat ini ini dapat mengurangi biaya pekerjaan kebun terutama untuk pekerjaan olah tanah, sehingga dapat memberikan nilai manfaat bagi petani.
Di sisi lain PT Kebon Agung dalam hal ini unit kerja PG Trangkil akan terus berkomitmen untuk mengembangkan inovasi pada mekanisasi alat pertanian yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lahan petani di wilayah kerja PG Trangkil.
“Sumbangsih PG Trangkil berupa launching Implemen Pedot Oyot “Disc Plough”pada hari ini sebagai wujud komitmen Bakti PG Trangkil kepada Negeri. Ini sebagai kado indah untuk petani. PG Trangkil selalu peduli terhadap kesejahteraan petani,” paparnya.
Sementara itu Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) wilayah kerja PG Trangkil Kamari mengaku bangga dengan kegiatan upacara.
yang dilakukan secara bersama-sama antara petani, karyawan PG Trangkil, hingga jajaran direksi.
Lebih lanjut pihaknya juga senang menyambut launching alat mekanisasi olah tanah pedot oyot yang merupakan inovasi dari PG Trangkil.
Menurutnya kehadiran alat itu sangat membantu bagi petani, khususnya dalam efisiensi pengolahan lahan tebu.
“Tantangan petani tebu saat ini adalah tenaga kerja, dengan adanya alat ini kami senang. ini menjadi jawaban atas permasalahan yang ada. Terlebih hasil lahannya lebih maksimal dan lebih efisien biayanya,” imbuh Kamari. (aua)