KUDUS, RADARPATI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah meluncurkan inovasi 'Mari Serempak'. Inovasi ini bertujuan untuk untuk menekan risiko dan mengantisipasi kegagalan.
Manajemen risiko ini dibuat dalam bentuk dokumen perencanaan, baik dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RJPMD) maupun rencana strategis di seluruh perangkat daerah Kabupaten Kudus.
Inovasi Mari Serempak diterbitkan berbarengan dalam acara Kick Off Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kudus 2025-2029, di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (20/8).
Kepala Bidang Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bappeda Kudus Arief Zuli Tanjung mengatakan, sebelumnya dalam menyusun perencanaan belum memasukkan variabel risiko. Sehingga berdampak pada rencana yang dijalankan ke depan.
Editor : Alfian Dani