KUDUS, RADARPATI.ID - Bank Sampah Garnis Mulyo Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus menyediakan fasilitas sekolah literasi bagi pelajar dan pegiat lingkungan.
Kegiatan ini ditujukan untuk menyalurkan ilmu dan pengetahuan kepada pengunjung yang ingin belajar tentang pelestarian lingkungan.
Pembina Bank Sampah Garnis Mulyo Munaji mengatakan, sekolah literasi ini meliputi pengenalan mengenai tabungan sampah, pengolahan pupuk biopori, kompos, penghijauan, dan lain-lain.
"Sekolah literasi lingkungan sementara ini dilakukan setiap ada kunjungan, " katanya kemarin.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, pihaknya mulai mengumpulkan buku tentang lingkungan untuk membuat perpustakaan di Bank Sampah Garnis Mulyo.
Sehingga pengunjung dapat memperkuat pengetahuan pelestarian lingkungan, lewat bacaan yang disediakan.
Perpustakaan ini mulai digerakkan pada Februari lalu. Tidak hanya melalui donasi buku juga datang dari sumbangan Dinas Kearsipan dan Perpusatakaan Kudus.
"Hingga sekarang kami masih membuka donasi buku bacaan, " imbuhnya.
Ia menyebut, lebih dari 1.300 kunjungan pelajar datang untuk mencoba sekolah literasi di Bank Sampah Garnis Mulyo Desa Gondangmanis.
Pengunjung terdiri dari pelajar tingkat SD, SMP, SMP, hingga Universitas. Tidak hanya dari wilayah Kudus, pengunjung juga datang dari luar kota. Seperti, Magelang, Semarang, dan lain-lain.
"Kebanyakan pengunjung dari sekolah dan universitas. Mereka belajar literasi lingkungan, " terangnya.
Ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut, generasi muda bisa terlibat dalam pelestarian lingkungan.
Kegiatan belajar juga dilakukan dengan cara menyenangkan. Sehingga pengunjung lebih paham dan tertarik untuk mengikuti. (wat/him)
Editor : Alfian Dani