RADARPATI.JAWAPOS.COM - Bougenville atau bunga kertas bisa diperbanyak melalui teknik stek menggunakan potongan ranting kecil.
Cara ini dapat dilakukan di rumah dengan wadah sederhana, seperti kap plastik bekas, asalkan media tanam dan kelembapannya dijaga dengan baik.
Teknik stek memungkinkan penghobi tanaman memperbanyak bougenville tanpa harus membeli bibit baru.
Namun, keberhasilannya bergantung pada kondisi ranting, media tanam, penyiraman, serta lingkungan tempat bibit diletakkan.
Baca Juga: 4 Cara Memupuk Bougenville agar Berbunga Lebat, Perhatikan Dosis dan Waktu Pemupukan
Berikut enam langkah stek bougenville menggunakan kap plastik bekas.
1. Siapkan media tanam yang gembur
Campurkan tanah gembur dengan pasir agar air mudah mengalir dan tidak menggenang. Tambahkan sedikit pupuk organik sebagai nutrisi awal.
Hindari media terlalu padat karena dapat menghambat pertumbuhan akar dan meningkatkan risiko pembusukan.
2. Pilih ranting yang tepat
Gunakan ranting yang sehat, tidak terserang penyakit, dan sudah cukup berkayu. Potong menggunakan pisau atau gunting tanaman yang bersih.
Buat potongan bagian bawah secara miring agar mudah ditancapkan ke media tanam.
3. Manfaatkan bawang merah
Sebagian penghobi menggunakan cairan bawang merah sebagai bahan alami untuk membantu merangsang pertumbuhan akar.
Oleskan tipis pada bagian bawah stek sebelum ditanam.
Namun, efektivitas bawang merah sebagai perangsang akar belum dapat dipastikan hanya dari cara ini.
Penggunaan bahan tersebut bukan jaminan stek akan cepat berakar.
4. Tanam dalam kap plastik
Masukkan media tanam ke kap plastik bekas yang sudah diberi lubang drainase.
Tancapkan ranting secara perlahan, lalu tekan tanah di sekeliling pangkalnya agar berdiri tegak.
Siram menggunakan sprayer secukupnya hingga media lembap. Jangan sampai terlalu basah karena kondisi becek dapat memicu pembusukan batang.
5. Jaga kelembapan bibit
Tutup wadah dengan plastik transparan sebagai sungkup untuk membantu mempertahankan kelembapan.
Letakkan bibit di tempat terang yang terlindung dari sinar matahari langsung dan hujan deras.
Pastikan sirkulasi udara tetap memadai. Periksa kondisi media secara berkala agar tidak terlalu kering ataupun terlalu basah.
6. Pantau pertumbuhan tunas
Jika stek berhasil membentuk akar, tunas dan daun baru akan mulai muncul.
Waktu pertumbuhan setiap stek bisa berbeda, bergantung pada kondisi ranting dan lingkungan.
Setelah pertumbuhan baru terlihat stabil, bibit dapat mulai dikenalkan secara bertahap pada kondisi luar sungkup.
Jangan terburu-buru memindahkan atau memberi pupuk dalam dosis tinggi sebelum tanaman cukup kuat.
Perlu diingat, munculnya tunas belum selalu menandakan akar sudah terbentuk.
Rawat stek dengan sabar hingga tanaman menunjukkan pertumbuhan yang stabil sebelum dipindahkan ke pot lebih besar. (*)