Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

WhatsApp Peringatkan 200 Pengguna iPhone Terkecoh Aplikasi Palsu Berisi Spyware

Abdul Rochim • Jumat, 3 April 2026 | 14:11 WIB
Ilustrasi whatsapp.
Ilustrasi whatsapp.

RADAR PATI - WhatsApp kembali mengingatkan pentingnya mengunduh aplikasi resmi hanya dari sumber terpercaya.

Baru-baru ini, sekitar 200 pengguna dilaporkan terkecoh menginstal aplikasi WhatsApp palsu yang disusupi spyware dan berpotensi mengancam keamanan data pribadi.

WhatsApp menuding perusahaan spyware asal Italia, SIO, sebagai pihak yang membuat serta menyebarkan aplikasi tiruan tersebut khusus untuk pengguna iPhone.

Baca Juga: Harga iPhone 16 Series Anjlok Jutaan Rupiah, Ini Daftar Harganya!

Aplikasi milik Meta itu juga berencana mengajukan langkah hukum agar SIO menghentikan aktivitas yang dinilai membahayakan pengguna.

"Tim keamanan kami secara proaktif mengidentifikasi sekitar 200 pengguna, sebagian besar di Italia, yang kami yakini mungkin telah mengunduh aplikasi tidak resmi berbahaya ini," kata WhatsApp dalam pernyataan resminya, dikutip dari TechCrunch, Kamis (2/4/2026).

Perusahaan menyebut telah menonaktifkan akun yang terdampak sekaligus memberikan peringatan mengenai risiko keamanan akibat penggunaan aplikasi tidak resmi.

"Kami telah mengeluarkan akun mereka, memperingatkan mereka tentang risiko terhadap privasi dan keamanan yang timbul akibat mengunduh aplikasi tidak resmi, dan mengimbau mereka untuk menghapusnya dan mengunduh aplikasi WhatsApp resmi," lanjut pernyataan tersebut.

Juru bicara WhatsApp, Margarita Franklin, mengatakan pihaknya belum dapat mengungkap identitas pengguna yang menerima peringatan, termasuk apakah mereka berasal dari kalangan jurnalis atau masyarakat sipil.

"Prioritas kami adalah melindungi pengguna yang mungkin ditipu untuk mengunduh aplikasi iOS palsu," ujarnya.

Sebelumnya, TechCrunch melaporkan bahwa SIO juga diduga berada di balik sejumlah aplikasi Android berbahaya yang berisi spyware, termasuk aplikasi WhatsApp palsu serta aplikasi layanan pelanggan tiruan.

Spyware tersebut diketahui menggunakan nama Spyrtacus, yang ditemukan dalam kode programnya.

Penggunaan aplikasi palsu sebagai alat pemantauan bukanlah hal baru. Di Italia, metode ini kerap dikaitkan dengan praktik pengiriman tautan phishing yang bekerja sama dengan penyedia layanan seluler untuk menargetkan pengguna tertentu.

Pengumuman terbaru WhatsApp ini muncul setahun setelah perusahaan memperingatkan sekitar 90 pengguna yang menjadi target spyware buatan Paragon Solutions, perusahaan asal Amerika Serikat dan Israel. Saat itu, peringatan dikirim kepada jurnalis serta aktivis pro-imigrasi yang kemudian memicu polemik di Italia.

WhatsApp mengimbau pengguna untuk selalu mengunduh aplikasi melalui toko resmi guna menghindari ancaman malware maupun spyware yang dapat membahayakan keamanan data pribadi.

Keywords:

Deskripsi (220 karakter):

Editor : Abdul Rochim
#WhatsApp palsu #spyware iPhone #keamanan data #aplikasi palsu iOS #Spyrtacus spyware