RADARPATI.JAWAPOS.COM - Mengonsumsi jus segar menjadi salah satu metode praktis dan terjangkau untuk memenuhi asupan nutrisi harian, khususnya bagi kelompok yang memasuki usia lanjut (lansia).
Pemilihan jenis jus yang tepat berperan penting dalam meminimalisir risiko gangguan kesehatan yang sering muncul seiring bertambahnya usia.
Baca Juga: 19 Rekomendasi Jus Buah Sehat Tanpa Ampas
Kendati demikian, tidak semua jus yang beredar di pasaran aman bagi tubuh. Banyak produk jus kemasan mengandung gula tambahan yang justru memicu masalah kesehatan.
Ahli nutrisi Blanca Garcia menjelaskan bahwa jus terbaik untuk orang berusia 50 tahun ke atas adalah racikan campuran sayuran dan buah segar murni tanpa bahan pengawet maupun pemanis buatan.
Pentingnya Memilih Jus Berbasis Sayuran
Blanca menekankan pentingnya mengutamakan sayuran dibandingkan buah murni bagi usia 50-an. Hal ini disebabkan jus buah cenderung minim serat sehingga berisiko memicu lonjakan kadar gula darah secara mendadak. Sebaliknya, jus sayuran mengandung serat lebih tinggi serta kadar gula yang lebih rendah.
Asupan serat sangat krusial bagi kelompok usia 50-an untuk menjaga kelancaran sistem pencernaan yang mulai mengalami penurunan fungsi. Publikasi dalam jurnal JAMA Internal Medicine mengonfirmasi bahwa individu berusia 50–71 tahun dengan asupan tinggi serat memiliki tingkat risiko kematian yang lebih rendah.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Jus Tinggi Antioksidan, Bantu Cegah Radikal Bebas
Daftar Jus Terbaik untuk Usia 50-an
Dikutip dari Eat This Not That, berikut pilihan jus berbasis sayuran yang sangat direkomendasikan untuk menunjang kesehatan usia 50 tahun ke atas:
Jus Kangkung: Sangat baik untuk menjaga kesehatan organ jantung. Penelitian dalam jurnal Biomedical and Environmental Sciences menunjukkan bahwa konsumsi jus kangkung secara rutin selama tiga bulan efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Jus Brokoli: Mengandung senyawa antioksidan kaempferol yang terbukti membantu memperlambat penurunan fungsi kognitif (daya ingat) akibat penuaan. Selain itu, kandungan antioksidannya ampuh menangkal paparan radikal bebas pemicu penyakit kronis. (*)
Editor : Zakarias Fariury