Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Kelo Mrico Warung Bu Yayuk Rembang, Daging Lembut Ikan Sembilang Berpadu Kriuk Pepaya Muda

Abdul Rochim • Jumat, 23 Januari 2026 | 20:50 WIB

 

MAKNYUS: Pemilik warung Yayuk menujukan sayur Kelo Mrico yang menjadi favorit pelanggan. /WISNU AJI/RADAR KUDUS
MAKNYUS: Pemilik warung Yayuk menujukan sayur Kelo Mrico yang menjadi favorit pelanggan. /WISNU AJI/RADAR KUDUS

DATANG di Kota Santri belum lengkap jika belum cicipi Kelo Mrico (sayur ikan berkuah pedas asam).

Kelo mrico merupakan menu yang nge-hits di warung mbak Yayuk, di Jalan Erlangga, Desa Sumberjo, Rembang.

Tiap jam makan siang warung sederhana ini nyaris tidak pernah sepi pembeli. Kunci kenikmatan terletak kesegaran ikan, hasil tangkapan harian nelayan.

Ikan diolah dengan bumbu jinten, kemiri, kunir, kencur,asam, cabai rawit hingga merica yang dihaluskan. Bila sudah pernah mencicipinya, dijamin bikin ketagihan.

Kuahnya pedas segar. Sangat nikmat disantap dengan pepaya muda dan masih hangat.

Tidak heran banyak yang pernah ke sana ingin selalu kembali. Kuah kelo mrico ini cocok melawan duinginnya musim hujan.

Pemilik Warung Yayuk Sulistiana membenarkan Kelo Mrico jelas beda dengan sayur-sayur lainnya. Sayur ini hanya bisa ditemukan di Kabupaten Rembang. Pertama dari jenis ikan laut khas pesisir.

Sayur Kelo Mrico dipadukan dengan potongan pepaya muda. Ada sensasi kriuk saat disantap.

Cocok dengan cuaca di Kabupaten Rembang yang panas. Karena sayur khas daerah ini segar ditambah asam serta pedas.

”Buka setiap hari. Libur pas ikan fresh kosong. Kami peroleh dari nelayan harian, berangkat malam pulangnya pagi,” terangnya.

Ikan yang kerap diolah di antaranya, manyung dan sembilang. Untuk yang paling favorit ikan sembilang.

Terletak dengan perbedaan tekstur. Ikan manyung lebih kenyal dan sembilang agak lembut.

Warung Bu Yayuk ini mulai pukul 10.00 pagi sudah buka dan pukul 14.00 sudah ludes terjual.

Untuk mencukupi kebutuhan pembeli, bisa menghabiskan 40 sampai 60 kg ikan laut segar.

”Kalau komplit nasi, es dan free krupuk Rp 30 ribu yang daging. Untuk kepala super jumbo, nasi, es harganya Rp 60 ribu dan tanggung Rp 50 ribu,” terangnya.

Memang ikan jenis sembilang menjadi buruan. Utamanya kepala. Karena ada sensasinya saat “nyesepi” tulang-tulangnya. Jika tidak suka kepala biasanya daging.

Tidak heran setiap jam makan siang dipenuhi kendaraan roda dua hingga roda empat.

”Iya sayur ini memiliki cita rasa beda. Ada pedasnya dan kecut. Dibadan hangat dan segar. Ini diperoleh dari bumbu dapur merica, cabai dan rempah-rempat jinten, kencur, kemiri,” terangnya.

Banyak karyawan hingga kalangan pejabat yang datang. Cocok. Akhirnya dari satu getok tular kemana-mana. (noe/him) 

 

 

Editor : Abdul Rochim
#Kelo Mrico #ikan sembilang #rembang #Kuliner Khas Rembang