Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Panen Bandeng dan Makan Bersama di Pondok Tambak, Cara Warga Ketitangwetan Pati Sambut Bulan Puasa

Achmad Ulil Albab • Senin, 24 Februari 2025 | 18:58 WIB
Warga Ketitangwetan Kecamatan Batangan Pati menikmati sajian masakan ikan bandeng di sebuah pondok tambak. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
Warga Ketitangwetan Kecamatan Batangan Pati menikmati sajian masakan ikan bandeng di sebuah pondok tambak. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

 



PATI – Beragam tradisi menyambut bulan puasa, salah satunya seperti di pesisir Desa Ketitangwetan Kecamatan Batangan, Pati.

Warga menyambut bulan puasa dengan melakukan panen bandeng sekaligus makan bersama di area tambak.

Diketahui kurang dari sepekan, umat Islam akan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Dalam menyambut bulan suci ramadan, ada berbagai tradisi dilakukan oleh warga Indonesia sebelum memasuki bulan puasa, yang masih mereka lestarikan sampai sekarang.

Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Ketitangwetan, Kecamatan BatanganSebelum memasuki bulan suci ramadan, warga menggelar tradisi makan bersama di tambak, dengan menu makanan ikan bandeng segar yang dipanen dari tambak mereka.

Tradisi makan bersama di tambak jelang Ramdhan, disebut sudah menjadi tradisi turun temurun yang dilakukan oleh pendiri desa tersebut, sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, kepada warganya.

Dalam makan bersama tersebut, menunya harus ikan bandeng yang dipanen langsung dari tambak mereka, kemudian dimasak kuah dan dibakar untuk dimakan bersama di pondok tambak.

Meski terlihat sederhana, namun kebersamaan dan kerjasama serta silahturahmi yang terjalin, menjadikan makanan yang disajikan lebih nikmat.

Dengan masakan bandeng kuah khas pesisir serta bandeng bakar ikan segar, menggugah selera makan warga.

Menurut warga, ini merupakan tradisi lama yang tidak dilupakan oleh warga pesisir pantura, Desa Ketitangwetan, yang sudah berlangsung lama.

“Tradisi makan bersama menjelang bulan suci Ramadhan ini, sebagai bentuk rasa syukur warga, atas nikmat Allah SWT, dan semoga kedepan mendapat rahmat san rezeki dalam menjalankan ibadah puasa,” ungkap Sukawi, salah seorang warga yang ikut makan bersama di pondok tambak tersebut.

Sementara itu Nartik, Kades Ketitangwetan mengungkapkan tradisi makan bersama ditambak ini, masih terus dilestarikan oleh warga Ketitangwetan.

Selain melestarikan budaya nenek moyang mereka, tujuan utamanya yakni sebagai bentuk rasa syukur kepada sang pencipta, yang telah memberikan nikmat kesehatan, serta rezeki selama setahun ini.

Diketahui mayoritas warga di desa ini bekerja sebagai petani tambak, selain tambak bandeng, biasanya warga juga menjadi petani tambak garam maupun tambak udang. (aua)

 

Editor : Achmad Ulil Albab
#pondok #bandeng #Batangan #pati #tambak #tradisi #jelang puasa #kuliner #desa #pesisir