RADAR PATI – Lubang inlet drainase di sekitar lampu merah Dersalam, Kudus, dipersempit setelah penutupnya berulang kali rusak akibat terlindas kendaraan berat.
Perbaikan dilakukan pada Jumat (9/10) untuk mengurangi risiko bahaya bagi pengguna jalan, terutama pengendara sepeda dan anak-anak sekolah.
Ukuran lubang yang semula 46 x 78 sentimeter diubah menjadi 46 x 40 sentimeter. Meski dipersempit, fungsi saluran untuk mengalirkan air tetap dipertahankan.
Baca Juga: DED Sudah Jadi, Pasar Anyar Kudus Dibangun 2027 dengan Anggaran Kemendag RI
Pekerja perbaikan dari CV Nelta Pratama, Supriyadi, mengatakan pengerjaan dimulai setelah salat Jumat dan ditargetkan selesai pada hari yang sama.
Menurut dia, kerusakan terjadi karena bagian penutup lubang kerap terlindas kendaraan berat, terutama truk bermuatan besar.
Akibatnya, lubang kembali terbuka dan berpotensi membahayakan pengendara yang melintas.
Persempitan dilakukan agar roda belakang truk tidak kembali menginjak bagian lubang yang kosong.
Dua pipa di bawah inlet tetap difungsikan untuk menyalurkan air ke saluran drainase.
Perbaikan tersebut mendapat respons positif dari warga sekitar.
Salah seorang pedagang, Nur Ika, 48, mengaku khawatir ketika lubang masih terbuka karena lokasinya berada di dekat sekolah dasar.
Menurut dia, kondisi itu berisiko bagi anak-anak yang melintas, khususnya mereka yang berangkat atau pulang sekolah menggunakan sepeda.
“Alhamdulillah. Sudah diperbaiki. Bahaya juga buat anak-anak sekolah. Khususnya yang naik sepeda,” ujarnya.
Perbaikan inlet drainase tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan sekaligus menjaga fungsi saluran air di sekitar persimpangan Dersalam.(*)
Editor : Abdul Rochim