Panti Asuhan Darul Hadlonah Dilalap Api, Tiga Anak Berhasil Dievakuasi

Sastra Muria • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:44 WIB
Panti asuhan Darul Hadlonah di Jalan Pramuka mengalami kebakaran, Selasa (06/10) siang.  (NUR ICHSAN/RADAR PATI)
Panti asuhan Darul Hadlonah di Jalan Pramuka mengalami kebakaran, Selasa (06/10) siang. (NUR ICHSAN/RADAR PATI)

KUDUS - Kebakaran melanda Panti Asuhan Darul Hadlonah di Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (6/10/2026).

Api membakar bagian lantai dua dan tiga gedung. Tiga anak panti sempat terjebak di lantai tiga saat kebakaran terjadi.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 11.00 WIB setelah kepulan asap terlihat dari bagian lantai tiga bangunan yang berada dalam satu kompleks dengan gedung serbaguna milik SD Unggulan Muslimat NU.

Lantai tiga bangunan tersebut digunakan sebagai tempat tidur anak-anak panti. Sementara lantai dua digunakan untuk aktivitas mandi, mencuci, dan menjemur pakaian

Seorang staf SD Unggulan Muslimat NU yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berteriak meminta bantuan. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berdatangan untuk membantu proses evakuasi.

Perwakilan Pusdalops mengatakan proses evakuasi dilakukan dengan memecahkan kaca jendela bangunan.

Langkah tersebut dilakukan untuk membuka akses keluar bagi anak-anak yang terjebak sekaligus membantu sirkulasi udara di dalam ruangan yang dipenuhi asap.

Ketiga anak tersebut kemudian dievakuasi dari lantai tiga. Warga membantu menurunkan mereka menggunakan tali dari bawah gedung. Satu per satu anak berhasil keluar dari bangunan.

Baca Juga: Pria Asal Wonosobo Jatuh dari Lantai 3 Pasar Kliwon Kudus, Diduga Hendak Selfie

Sekretaris Panti Asuhan Darul Hadlonah, Umi Kulsum, mengatakan saat kejadian sebagian besar anak sedang berada di sekolah.

Namun, tiga anak berada di dalam asrama karena sedang sakit dan mendapat izin tidak mengikuti kegiatan sekolah.

“Anak-anak yang di dalam asrama putra sempat panik. Mereka kemudian langsung menyelamatkan diri,” kata Umi Kulsum.

Setelah berhasil dievakuasi, ketiga anak tersebut dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama dan pemeriksaan medis.

Ketiganya dibawa ke fasilitas kesehatan sebagai langkah antisipasi karena sempat terpapar asap kebakaran.

“Alhamdulillah kondisi anak selamat, tapi mereka harus dibawa ke rumah sakit. Untuk jaga-jaga saja,” ujarnya.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Proses penanganan sempat menghadapi kendala karena akses menuju gedung relatif sempit.

Kondisi di sekitar lokasi juga sempat padat karena kejadian berlangsung bertepatan dengan waktu kepulangan siswa SD Unggulan Muslimat NU. Kepadatan kendaraan membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat.

Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD, Satpol PP, dan petugas pemadam kebakaran. Sejumlah ambulans juga datang ke lokasi untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan terhadap tiga anak yang terdampak.

Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas bersama warga. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Perwakilan Pusdalops menyebut dugaan sementara kebakaran berkaitan dengan korsleting listrik. Berdasarkan informasi dari salah satu siswa, sempat terdengar suara ledakan sebelum api membesar.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran serta total kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan oleh petugas terkait. (*)

Editor : Abdul Rochim
kebakaran Kudus panti asuhan darul hadlonah kebakaran panti asuhan Wergu Wetan tiga anak dievakuasi