Penyebab Bendung Kelambu Sudah Dibuka tapi Petani di Kudus Masih Belum Bisa Tanam Padi

Galih Erlambang Wiradinata • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 09:07 WIB
MASIH MENUNGGU: Petani memanen kacang hijau di lahan yang terdampak kemarau. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar PATI)
MASIH MENUNGGU: Petani memanen kacang hijau di lahan yang terdampak kemarau. (GALIH ERLAMBANG W/ Radar PATI)

KUDUS – Penggelontoran air dari Bendung Kelambu untuk mendukung masa tanam pertama di Kabupaten Kudus telah dimulai.

Namun, air tersebut belum serta-merta membuat petani bisa langsung menanam padi.

Salah satunya dirasakan petani di Desa Wonosoco. Meski penggelontoran air telah dilakukan sejak 15 September, lahan pertanian di wilayah tersebut masih membutuhkan waktu untuk siap ditanami.

Baca Juga: Sampah Pasar Tokiyo Jepang di Kudus Tak Lagi Kumpul Buang, Pedagang Siap Memilah Dulu

Kepala Desa Wonosoco Setiyo Budi mengatakan, pihaknya menyambut baik penggelontoran air dari Bendung Kelambu. 

Pasokan tersebut diharapkan membantu petani menghadapi kondisi kemarau panjang.

Namun, saat ini petani masih harus melakukan sejumlah persiapan, terutama menyediakan sistem perpompaan untuk mengalirkan air menuju lahan pertanian.

"Belum bisa dilakukan untuk saat ini, kami masih menyiapkan perpompaan air dulu," jelas Budi.

Menurut dia, kondisi lahan yang mengalami kekeringan membuat proses pengairan tidak bisa berlangsung dalam waktu singkat.

Air yang digelontorkan membutuhkan waktu untuk mencapai dan membasahi lahan pertanian.

Terlebih, kondisi tersebut tidak didukung curah hujan karena wilayahnya masih mengalami kemarau panjang.

"Waktunya bisa kurang lebih satu bulan karena tidak dibantu hujan dan ini sedang kemarau panjang," ujarnya.

Penggelontoran Bendung Kelambu sendiri dilakukan untuk mendukung percepatan masa tanam di sejumlah wilayah, termasuk Kudus, Grobogan, Pati, hingga Demak.

Meski pasokan air mulai dialirkan, petani di Wonosoco diperkirakan baru dapat memulai penanaman padi pada akhir Oktober.

Dengan demikian, petani masih memiliki waktu untuk mempersiapkan lahan dan sarana pengairan sebelum memasuki masa tanam.(*)

Editor : Abdul Rochim
petani Kudus Bendung Kelambu tanam padi Kudus kemarau Kudus Desa Wonosoco