KUDUS – Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kudus mulai menunjukkan geliat positif dalam memasarkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Hingga awal September 2026, nilai transaksi di galeri tersebut telah mencapai Rp 65 juta.
Ketua Dekranasda Kudus Endhah Endhayani mengatakan capaian tersebut tercatat sejak November 2025.
Baca Juga: PKL Museum Kretek Kudus Resah Isu Relokasi, Ramai-Ramai Datangi Bupati
Menurutnya, nilai transaksi itu menjadi penyemangat bagi para pelaku UMKM yang produknya dipasarkan melalui galeri.
"Sudah lumayan untuk nilai transaksi kita. Setiap ada kegiatan kunjungan memang kita arahkan untuk ke sana (Dekranasda)," ujar Endhah.
Saat ini, lebih dari 300 produk UMKM telah dipajang di Galeri Dekranasda Kudus. Produk yang tersedia cukup beragam, mulai dari kuliner, ekonomi kreatif (ekraf), fashion hingga aksesori.
Endhah menyebut tidak semua produk UMKM dapat langsung masuk ke galeri. Dekranasda menerapkan sejumlah persyaratan untuk menjaga kualitas sekaligus memperkuat citra produk lokal Kudus.
Pelaku UMKM yang ingin bergabung setidaknya harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Khusus produk makanan, pelaku usaha juga diwajibkan memiliki sertifikat halal.
"Karena galeri kita memang terbatas jadi memang harus ketat. Ini juga untuk mem-branding UMKM Kudus," jelasnya.
Meski demikian, Dekranasda tidak hanya memberikan ruang pemasaran. Pelaku UMKM yang belum memiliki dokumen tersebut juga akan difasilitasi dalam proses pengurusan NIB maupun sertifikasi halal.
Selain administrasi, peningkatan kemampuan pelaku usaha menjadi perhatian. Sejumlah pelatihan disiapkan, terutama terkait pengemasan produk agar lebih menarik serta strategi pemasaran.
Pelatihan juga mencakup kemampuan membuat foto produk hingga pemasaran melalui platform digital. Upaya tersebut diharapkan membuat produk UMKM Kudus semakin mudah dikenal konsumen.
Dekranasda Kudus juga menyediakan website khusus untuk produk UMKM yang tergabung di dalamnya. Melalui platform tersebut, konsumen dari berbagai daerah dapat melihat produk dan melakukan pemesanan.
"Nanti kalau ada pesanan bisa langsung tersambung dengan pelaku usaha yang bersangkutan," terangnya.
Sementara itu, ratusan pelaku UMKM yang tergabung dalam Dekranasda Kudus juga akan dilibatkan dalam Kudus Expo UMKM. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-477 Kota Kudus.
Kudus Expo UMKM dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 20 September 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.
Endhah mengatakan keterlibatan UMKM dalam berbagai kegiatan menjadi salah satu cara Dekranasda memberikan manfaat langsung kepada pelaku usaha yang tergabung di dalamnya.
"Kami selalu menggandeng mereka kalau ada event-event UMKM. Jadinya mereka juga bisa merasakan manfaat bergabung dengan Dekranasda dan terwadahi," imbuhnya.(san)