KUDUS – Warga Perum Griya Pura Sejahtera, Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kudus, dikejutkan dengan penemuan bayi laki-laki di area kebun pisang di tepi jalan.
Bayi ditemukan dalam kondisi hidup dan langsung mendapat penanganan sementara dari warga.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Kudus Disiapkan di Lahan Perhutani Gondoharum Seluas 8 Hektare
Petugas Polsek Jati langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan informasi dari masyarakat sekitar.
Saat ditemukan, bayi berada di area kebun pisang di sekitar permukiman warga.
Warga kemudian mengevakuasinya ke salah satu rumah di Desa Pasuruhan Kidul untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan sementara.
Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kapolsek Jati AKP Subkhan mengatakan, kepolisian telah berkoordinasi dengan Puskesmas Jati dan bidan desa untuk memastikan kondisi kesehatan bayi.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Jati dan bidan desa. Untuk sementara, bayi dititipkan kepada warga yang juga memiliki bayi agar mendapatkan perawatan dan perhatian yang memadai,” ujar AKP Subkhan, Jumat (4/9).
Menurutnya, penanganan tersebut bersifat sementara sembari kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang meninggalkan bayi tersebut.
“Kami akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang meninggalkan bayi tersebut dan memastikan kronologi sebenarnya,” tegasnya.
Petugas juga telah mengumpulkan informasi awal dari warga sekitar. Keterangan masyarakat diharapkan dapat membantu kepolisian mengungkap keberadaan orang tua maupun pihak yang mengetahui peristiwa tersebut.
AKP Subkhan mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan penemuan bayi tersebut agar menyampaikannya kepada kepolisian.
Informasi dari warga dinilai penting untuk membantu proses penyelidikan.
Sementara itu, kondisi bayi masih dalam penanganan sementara dengan melibatkan warga yang memiliki bayi serta koordinasi bersama Puskesmas Jati dan bidan desa.
Polsek Jati memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap peristiwa tersebut sekaligus memastikan keselamatan dan hak-hak bayi tetap menjadi perhatian utama. (gal/him)
Editor : Abdul Rochim