KUDUS - Bupati Kudus Sam'ani Intakoris meninjau pelaksanaan warung sedekah di Jalan Ahmad Yani, Kudus, Kamis (18/6) sore.
Adanya warung sedekah tersebut membantu masyarakat Kudus yang mengalami keterbatasan ekonomi.
Warung sedekah tersebut sudah berjalan hampir 11 tahun. Keberadaan warung sedekah itu konsisten dijalankan setiap hari Senin dan Kamis.
Masyarakat datang dan menyerbu nasi bungkus yang dibagikan Bupati Kudus Sam'ani Intakoris. Biasanya pembagian nasi bungkus tersebut dilaksanakan hingga magrib.
Baca Juga: LANGSUNG KE REKENING! 7.555 Guru Swasta di Kudus Terima Tunjangan Rp 1 Juta, Cair Per Bulan
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris menyampaikan, warung sedekah berjalan begitu konsisten.
Dalam penyediaan nasi bungkus ini bersumber dari berbagai donatur dan disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.
”Sumber pendanaannya dari berbagai komunitas, donatur dan dikembalikan lagi untuk masyarakat,” katanya.
Sementara untuk menu yang disediakan berupa nasi, telur, sayur lodeh, tempe, gorengan, dan air mineral. Pada momen tersebut, sebanyak 400 porsi nasi bungkus dibagikan kepada masyarakat.
Sam’ani berharap, keberadaan warung sedekah ini bisa konsisten. Sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah ekonomi saat ini.
”Walaupun hanya sedikit semoga bisa bermanfaat, saya mengajak masyarakat juga turut berdonasi untuk membantu sesama,” katanya.
Salah satu warga asal Desa Hadipolo, Malik. 54 sudah sering mampir ke warung sedekah. Dia sudah hafal betul jadwal pendistribusian nasi bungkus tersebut.
Pria yang berprofesi sebagai tukang becak ini mengaku, keberadaan warung sedekah cukup membantu. Apalagi di tengah ketidak pastian ekonomi saat ini.
”Saya merasakan sekali kehadiran warung sedekah, apalagi hari ini tarikan saya nol (belum ada penumpang). Semoga terus berlanjut,” ujarnya. (gal/him)
Editor : Abdul Rochim