Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Nasib Apes Dialami Petani di Kudus, 23 Kambing Miliknya Tewas Terpanggang

Abdul Rochim • Selasa, 16 Juni 2026 | 20:42 WIB

TERPANGGANG: Kondisi kandang dan kambing yang terbakar di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kudus.
TERPANGGANG: Kondisi kandang dan kambing yang terbakar di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kudus.

KUDUS – Kebakaran menghanguskan sebuah kandang kambing di kawasan Tanah Berem, Sungai Wulan, Gang 13, Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Selasa (16/6/2026) pagi.

Sebanyak 23 ekor kambing tidak berhasil diselamatkan dan ikut terbakar bersama bangunan kandang.

Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp 30 juta.

Baca Juga: RMI NU Kudus Gencarkan Gerakan Pesantren Ramah Anak dan Anti Kekerasan

Meski api membesar dan meludeskan seluruh isi kandang, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kandang tersebut merupakan milik Lisanto (62), warga Desa Undaan Lor yang sehari-hari bekerja sebagai petani.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, kebakaran diduga terjadi akibat bara api dari pembakaran kotoran kambing dan sisa rumput yang belum sepenuhnya padam.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus, Ahmad Munaji, mengatakan api pertama kali diketahui warga ketika kondisi sudah membesar dan mulai melahap kandang.

“Petugas langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan. Dari hasil pendataan, sebanyak 23 ekor kambing dan kandang terbakar. Kerugian diperkirakan sekitar Rp30 juta,” jelasnya.

Menurut Ahmad, kejadian bermula sehari sebelumnya, Senin (15/6) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu pemilik kandang membakar kotoran kambing serta sisa rumput di sekitar kandang dengan tujuan mengurangi bau dan mengusir nyamuk.

Namun, diduga masih ada bara api yang tertinggal hingga akhirnya menyulut material di sekitar kandang.

Api baru diketahui pada Selasa pagi saat kobaran sudah membesar.

Saksi mata, Suprapto (62), yang memiliki kandang di sebelah utara lokasi kejadian, melihat api sekitar pukul 06.00 WIB ketika hendak memeriksa ternaknya.

Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api.

Bersama Rustadi (65), Suprapto berusaha melakukan pemadaman awal sembari melaporkan kejadian kepada Pemerintah Desa Undaan Lor, Forkopimcam Undaan, Polsek Undaan, serta petugas Trantibum.

Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 07.00 WIB setelah warga bersama petugas melakukan pemadaman.

Namun, seluruh kambing yang berada di dalam kandang sudah tidak dapat dievakuasi.

Penanganan di lokasi melibatkan Trantibum Kecamatan Undaan, Relawan Kecana Undaan, Polsek Undaan, serta Tim Inafis Polres Kudus.

Selain melakukan pendataan, petugas juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melakukan aktivitas yang menggunakan api, terutama di dekat bangunan atau bahan yang mudah terbakar.

“Dari keterangan pemilik, kejadian ini diduga akibat kelalaian saat pembakaran. Kami mengingatkan warga agar memastikan api benar-benar padam setelah melakukan pembakaran,” pungkas Ahmad Munaji. (gal/him)

 

Editor : Abdul Rochim
#kebakaran Kudus #kebakaran kandang #kambing mati terpanggang #kandang kambing terbakar #bpbd kudus