KUDUS – Seorang petani berinisial N (70), warga Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, ditemukan meninggal dunia di area lahan tebu pada Kamis (11/6).
Korban ditemukan setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak sehari sebelumnya.
Kasi Kedaruratan Bencana BPBD Kudus, Ahmad Munaji, menjelaskan bahwa peristiwa bermula pada Rabu (10/6) sekitar pukul 15.00 WIB ketika dua warga setempat melihat kobaran api di area lahan milik korban.
Baca Juga: Ida Nur Sa’adah Ditunjuk Pimpin PKB Kudus Lima Tahun ke Depan
Mengetahui kejadian tersebut, warga segera mendatangi lokasi.
Salah seorang saksi kemudian menghubungi keluarga korban dan warga sekitar untuk membantu memadamkan api yang membakar lahan tersebut.
Api akhirnya berhasil dipadamkan secara swadaya. Namun setelah proses pemadaman selesai, korban tidak ditemukan di lokasi.
Keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian hingga sekitar pukul 18.00 WIB, tetapi belum membuahkan hasil.
Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak terkait dan tim Desa Tangguh Bencana (Destana).
Dalam pencarian lanjutan, warga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya sepeda motor Honda Astrea Grand bernomor polisi K 4830 CK serta sebuah arit yang tertinggal di area lahan tebu yang telah dipanen.
Pencarian terus dilakukan hingga malam hari sekitar pukul 23.30 WIB. Namun, luasnya area lahan membuat keberadaan korban belum berhasil ditemukan.
Operasi pencarian kemudian dilanjutkan pada Kamis pagi dengan melibatkan tim SAR dan unsur terkait lainnya.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan di area lahan tebu.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi oleh petugas untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan dan penanganan pascakejadian.
Korban ditemukan dalam kondisi terbakar. (gal)
Editor : Abdul Rochim