Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Ida Nur Sa’adah Ditunjuk Pimpin PKB Kudus Lima Tahun ke Depan

Abdul Rochim • Kamis, 11 Juni 2026 | 17:43 WIB

Ida Nur Sa

Ida Nur Sa'adah jadi ketua DPC PKB Kudus melalui keputusan DPP.

KUDUS – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB resmi menunjuk Ida Nur Saadah sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Kudus untuk periode kepengurusan lima tahun mendatang. 

Keputusan tersebut cukup mengejutkan karena nama Ida sebelumnya tidak banyak disebut dalam bursa calon ketua yang muncul menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) maupun saat proses Uji Kelayakan dan Kepatutan yang digelar DPW dan DPP PKB.

Penetapan tersebut sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi mengenai sosok yang akan memimpin partai berlambang bola dunia itu di Kabupaten Kudus.

Baca Juga: GELENG-GELENG! Tunggakan PBB-P2 di Kudus Tembus Rp 40,3 Miliar, Penghapusan Piutang dengan Ketentuan Ini

Sesuai mekanisme organisasi, keputusan penunjukan ketua cabang menjadi kewenangan penuh DPP PKB.

Mantan Ketua DPC PKB Kudus, Mukhasiron, membenarkan keputusan tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penetapan telah melalui pertimbangan internal partai dan merupakan hak prerogatif DPP.

Menurutnya, Ida merupakan kader berpengalaman yang memiliki rekam jejak panjang di dunia politik.

Selain menjabat Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah, ia juga telah tiga periode menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dan saat ini dipercaya sebagai Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memimpin PKB Kudus menghadapi berbagai agenda politik ke depan.

Selain itu, Ida dianggap memiliki jaringan yang luas dan selama ini aktif mengikuti perkembangan partai di Kabupaten Kudus.

Mukhasiron menilai penunjukan Ida juga bisa menjadi bagian dari strategi politik PKB dalam memperkuat dukungan dari kalangan perempuan dan generasi muda.

Menurutnya, kedua kelompok tersebut akan menjadi basis pemilih yang sangat besar pada pemilu mendatang sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih intensif.

Ia menyebut keberadaan figur perempuan di pucuk pimpinan partai daerah dapat menjadi nilai tambah dalam menjangkau segmen pemilih tersebut.

Terkait status Ida yang berasal dari Kabupaten Demak, Mukhasiron menegaskan hal itu bukan menjadi kendala.

Menurutnya, kekuatan partai tidak bergantung pada faktor domisili seorang pemimpin, melainkan pada kemampuan membangun sistem organisasi yang solid hingga tingkat bawah.

Ia menilai yang lebih penting adalah bagaimana kepemimpinan baru mampu memperkuat struktur partai mulai dari tingkat DPC, PAC, hingga ranting agar organisasi semakin progresif dan siap menghadapi tantangan politik ke depan.

Mukhasiron juga memastikan seluruh kader PKB di Kabupaten Kudus siap mendukung dan menjalankan arahan dari ketua yang telah ditetapkan DPP.

Setelah penunjukan ketua baru, agenda berikutnya adalah menyusun kepengurusan lengkap DPC PKB Kudus, termasuk posisi sekretaris, bendahara, dan berbagai bidang organisasi lainnya.

Setelah struktur rampung, DPP akan menerbitkan surat keputusan (SK) yang selanjutnya diikuti proses pelantikan.

Rencananya, penerbitan SK kepengurusan DPC PKB di seluruh Indonesia akan dilakukan pada Juli mendatang sebagai bagian dari penataan organisasi partai secara nasional. (gal)

Editor : Abdul Rochim
#PKB Kudus #Ida Nur Saadah #Ketua DPC PKB Kudus #Muscab PKB Kudus #dpp pkb