KUDUS – PMI Kudus menerima bantuan sejumlah peralatan medis dari Djarum Foundation melalui Universitas Muhammadiyah Kudus guna meningkatkan pelayanan donor darah kepada masyarakat.
Bantuan tersebut diserahkan dalam acara serah terima di Aula PMI Kudus lantai II, Jumat (22/5/2026).
Sekretaris PMI Kudus Imam Santosa mengatakan bantuan alat medis itu sangat membantu proses pengolahan darah, khususnya pemisahan plasma yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.
Baca Juga: Gaungkan Gerakan Ayah Teladan untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
Dengan adanya alat baru, proses penyimpanan plasma menjadi lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Menurutnya, kebutuhan plasma darah terus meningkat karena memiliki banyak manfaat untuk keperluan medis dan pengobatan.
Kehadiran alat pemisah plasma juga dinilai mampu mendukung pengelolaan stok plasma agar lebih aman dan mudah digunakan saat dibutuhkan pasien.
Imam menegaskan PMI Kudus akan menjaga bantuan tersebut dengan baik serta memastikan pengelolaannya dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.
Ia juga menyebut pelayanan kemanusiaan membutuhkan dukungan banyak pihak agar dapat terus berjalan maksimal.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Kudus Edy Susanto menyampaikan bantuan alat kesehatan tersebut sangat penting di tengah meningkatnya kasus penyakit tidak menular.
Menurutnya, keberadaan alat pemisah plasma dapat membantu pelayanan kesehatan sekaligus mengurangi beban pemerintah.
Ia menambahkan, sebelumnya PMI Kudus sempat mengalami kendala pada mesin pengolahan darah.
Meski demikian, kebutuhan darah masyarakat tetap dapat terpenuhi dengan baik.
Edy berharap bantuan dari program bakti sosial Djarum Foundation itu mampu memperkuat pelayanan donor darah di Kudus.
General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiarto mengatakan bantuan diberikan untuk mendukung proses pengolahan, penyimpanan, hingga persiapan darah agar siap digunakan kembali saat dibutuhkan masyarakat.
Adapun peralatan medis yang disalurkan meliputi Shock Freezer for Plasma, Plasma Freezer HPF120, Sterile Connecting Device, serta Refrigerated Centrifuge Kubota 8730.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan PMI sekaligus memperkuat sektor kesehatan di Kabupaten Kudus. (san)