KUDUS – Ketua TP Posyandu Kabupaten Kudus Endhah Endhayani, kemarin (20/5) 2026, menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan di Kecamatan Kota.
Bantuan berupa beras 50 kilogram, uang tunai, serta sembako lainnya, diberikan kepada Indro Anggoro, warga Desa Mlati Lor, Kecamatan Kota yang rumahnya hampir roboh.
Endhah melihat langsung kondisi rumah Indro yang atapnya sudah roboh.
Baca Juga: MENCENGANGKAN! Baru Delapan SPPG Kantongi Sertifikat Halal dari Total 108 Dapur MBG di Kudus
Ia mengatakan, rumah tersebut sebenernya sudah diupayakan untuk mendapatkan bedah rumah. Namun, terganjal dengan hak milik.
”Ini rumah sudah tidak layak di huni dan membahayakan. Tapi, karena terganjal kepemilikan tanah, maka yang bisa diupayakan membenahi atapnya saja. Dan mirisnya lagi rumah yang sudah rusak parah ini masih dihuni Indro, ini pihak desa memang harus segera memperbaiki,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Endhah terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dengan semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan.
Pihaknya berterima kasih kepada PMI Kabupaten Kudus serta seluruh pihak yang telah membantu dan bersinergi.
Endhah juga berharap agar bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan membawa semangat bagi para penerima dan akan terus mengupayakan bantuan bagi masyarakat Kudus yang membutuhkan.
Penyerahan bantuan tersebut juga didampingi kepala Desa Mlati Lor Zaenal Abidin.
Ia menjelaskan, bahwa tanah yang didirikan rumah oleh keluarga Indro tersebut milik dari pamannya.
”Ya kalau bedah rumah memang harus sertifikat tanahnya hak milik sendiri. Ini kami upayakan bantuan yang diberikan dari PMI Kudus uang tunai, untuk perbaikan atas sementara. Karena, kondisi atap yang sudah ambruk dan rumah tersebut masih ditempati Indro,” jelasnya.
Sementara itu, penghuni rumah tersebut Indro menceritakan rumah tersebut peninggalan orangtuanya.
Sejak orangtuanya meninggal, ia merantau ke Jakarta. Tapi, 2022 ia kembali ke Kudus karena mendapatkan kabar adiknya sakit.
”Adik saya sudah meninggal dan saya tinggal sendirian di rumah ini (rumah hampir roboh, Red). Saya berharap rumahnya bisa diperbaiki,” ungkapnya. (san/him)