Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

KOCAK BIKIN NGAKAK! Personel Gegana Jinakkan Paket Diduga Bom di GITJ Ploso Kudus, Ternyata Berisi Sayuran Kecipir

Abdul Rochim • Rabu, 20 Mei 2026 | 17:11 WIB
Tim gegana Polres Kudus menjinakkan paket diduga berisi bom. (istimewa)
Tim gegana Polres Kudus menjinakkan paket diduga berisi bom. (istimewa)

KUDUS – Paket misterius yang ditemukan di Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, akhirnya dipastikan tidak berbahaya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Unit Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Jawa Tengah, paket tersebut ternyata hanya berisi sayuran dan jajanan pasar.

Proses evakuasi dan sterilisasi berlangsung sekitar satu jam dengan pengamanan ketat di area gereja.

Baca Juga: ANGGARANNYA WOW! Gedung Kudus Sehat Mulai Dibangun, Disiapkan Jadi Pusat Medical Tourism

Polisi melakukan pemeriksaan sesuai standar operasional untuk memastikan tidak ada unsur bahan berbahaya di dalam paket tersebut.

Sayur kecipir dan jajanan pasar di dalam paket diduga berisi bom. (istimewa)
Sayur kecipir dan jajanan pasar di dalam paket diduga berisi bom. (istimewa)

Kabag Ops Polres Kudus Kompol Eko Pujiono mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk di sekitar lingkungan gereja dan rumah pendeta.

“Ternyata di dalamnya itu berisi sayuran dan jajanan pasar,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Petugas melakukan pengecekan menggunakan metal detector sebelum paket dibuka.

Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan unsur logam maupun indikasi bahan peledak sehingga proses pembukaan dilakukan setelah sterilisasi selesai.

Selain memeriksa paket, tim Jibom juga menyisir area halaman gereja, ruangan rumah pendeta, hingga kamar untuk memastikan situasi benar-benar aman.

“Sterilisasi dilakukan untuk memastikan barang tersebut berbahaya atau tidak. Setelah diperiksa ternyata tidak ditemukan unsur mencurigakan,” jelasnya.

Polisi mengimbau masyarakat tidak panik karena paket tersebut diduga hanya salah kirim.

Baca Juga: ATAP BOCOR Lapak Pasar Babe, DPRD Kudus Bahas Perencanaan Anggaran

Sementara itu, Pendeta GITJ Ploso Danang Tutut mengaku tidak mengetahui pengirim paket tersebut.

Ia baru mengetahui adanya paket di depan rumah saat hendak mengantar anaknya ke sekolah sekitar pukul 06.45 WIB.

Danang kemudian mengonfirmasi kepada jemaat melalui grup WhatsApp, namun tidak ada yang merasa mengirim paket tersebut.

Karena curiga, ia memeriksa rekaman CCTV dan melihat seseorang masuk ke area gereja menggunakan helm, jaket, dan sarung tangan sebelum meninggalkan paket itu.

“Karena khawatir, saya langsung melaporkannya ke polisi,” katanya. (*/him)

 

Editor : Abdul Rochim
#paket misterius Kudus #GITJ Ploso #Jibom Gegana #paket sayuran #polres kudus