Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Bupati Kudus Sam’ani: Usut Tuntas Pelaku Pembacokan Siswa SMK

Abdul Rochim • Sabtu, 9 Mei 2026 | 12:53 WIB

JENGUK KORBAN: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menjenguk korban pembacokan di ruang PICU-NICU RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)
JENGUK KORBAN: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menjenguk korban pembacokan di ruang PICU-NICU RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)

KUDUS – Korban pembacokan siswa SMK berinisial M, masih dalam perawatan intensif di ruang PICU-NICU RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. 

Sebagai keprihatinan dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Kudus, Bupati Kudus Sam’ani menjenguk di rumah sakit.

Saat menjenguk Bupati Sam’ani berpesan usut tuntas pelaku dan kondisi korban sudah mulai membaik.

Baca Juga: Siswa Korban Pembacokan di Kudus Dirawat Intensif di RSUD dr. Loekmono Hadi

Ia berharap aparat kepolisian bisa bergerak cepat dalam penanganan kasus pembacokan dikalangan pelajar.

”Hari ini kami mengunjungi korban pembacokan di daerah Desa Rejosari. Kondisinya membaik, semoga pelaku segera ditangkap nanti dari jajaran Polres bekerja keras, bisa segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ungkapnya.

Bupati Sam’ani juga berpesan kepada orangtua dan guru untuk ikut mengawasi anak-anak kita, jangan sampai Kudus ini kota santri, kota religi ada kejadian-kejadian yang memilukan dan memprihatinkan kita semua,” kata Sam’ani.

Ia menambahkan akan melakukan rapat koordinasi semua pihak atas adanya kasus yang menimpa korban M ini. Media sosial (Medsos) juga perlu ditelisik lebih jauh, karena pemicunya dari saling ejek di medsos.

Baca Juga: Siswa SMK di Kudus Diduga Jadi Korban Pembacokan, Alami Luka Bacok 15 Sentimeter di Punggung

”Jajaran Polres Kudus mengkondisikan Kudus bisa Kembali tentram. Darah muda zaman sekarang berbeda dengan zaman dulu yang mudah tersulut emosinya dan yang membuat saya prihatin, menggunakan senjata tajam,” ungkapnya.

Seperti diketahu sebelumnya, Seorang siswa SMK di Kabupaten Kudus berinisial M, 15, diduga menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal pada Jumat (8/5) 2026. 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian punggung dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Berdasarkan informasi yang beredar, aksi penganiayaan itu diduga dilakukan oleh enam orang pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Dalam kejadian tersebut, dua siswa mengalami luka ringan, sedangkan satu korban mengalami luka cukup parah. Peristiwa itu disebut terjadi di Jalan Bareng-Colo, turut Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Humas RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Mufid, membenarkan adanya pasien korban dugaan pembacokan yang masuk ke instalasi gawat darurat (IGD). Korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 11.49 WIB.

“Pasien masuk ke rumah sakit dan mengalami luka bacok di area punggung,” ujarnya.

Menurut Mufid, luka bacokan pada punggung korban melebar hingga bahu kiri dengan panjang diperkirakan mencapai 15 sentimeter. Luka tersebut juga menyebabkan korban mengalami pendarahan cukup banyak.

Saat pertama kali tiba di rumah sakit, kondisi korban disebut mengalami penurunan kesadaran, namun masih dapat diajak berkomunikasi oleh tim medis.

“Sekarang sudah dilakukan perawatan dan saat ini kondisinya sudah membaik,” katanya. (san)

Editor : Abdul Rochim
#remaja kudus #Sam'ani Intakoris #pembacokan