Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pendaftaran Perdana Pergantian Antar Waktu Kepala Desa Loram Kulon Kudus Diminati Tokoh Muda

Abdul Rochim • Sabtu, 9 Mei 2026 | 09:52 WIB

DAFTAR: Salah satu calon PAW Kades Loram Kulon melengkapi berkas pendaftaran di Balai Desa Loram Kulon, Jumat (8/5). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR PATI)
DAFTAR: Salah satu calon PAW Kades Loram Kulon melengkapi berkas pendaftaran di Balai Desa Loram Kulon, Jumat (8/5). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR PATI)

JATI – Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, menjadi desa pertama di Kabupaten Kudus yang membuka tahapan pemilihan kepala desa antarwaktu (PAW) pada tahun ini.

Proses pendaftaran calon kepala desa dimulai sejak 21 April dan kini mulai menarik perhatian warga karena sudah muncul sejumlah kandidat yang siap bertarung.

Ketua Panitia PAW Kades Loram Kulon Ahmad Widiyanto mengatakan, hingga Jumat (8/5), sudah ada empat orang yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa.

Baca Juga: Siswa Korban Pembacokan di Kudus Dirawat Intensif di RSUD dr. Loekmono Hadi

Para pendaftar masih diberi kesempatan melengkapi berkas administrasi hingga masa pendaftaran ditutup pada 12 Mei mendatang.

Panitia menjadwalkan musyawarah desa (musdes) pertama pada 18 Mei untuk menentukan tiga calon yang lolos ke tahap akhir.

Selanjutnya, musdes kedua akan memilih satu kandidat dengan suara terbanyak dari unsur RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, BPD, dan perangkat desa. Kepala desa terpilih nantinya akan menjabat hingga 2030.

Salah satu calon yang telah menyerahkan berkas adalah Muhammad Wahyu Saputro (32), warga Loram Kulon RT 1 RW 3.

Ia datang ke balai desa pada Jumat pagi untuk mendaftarkan diri sekaligus menyatakan keseriusannya mengikuti PAW Kades Loram Kulon.

Wahyu mengaku maju dengan niat ingin membawa manfaat bagi masyarakat. Ia berpegang pada prinsip khoirunnas anfauhum linnas.

Yakni sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. 

Menurutnya, kepemimpinan desa harus menjadi sarana pengabdian bagi warga.

Selain itu, dirinya ingin melanjutkan program kepala desa sebelumnya yang dinilai telah memiliki visi pembangunan baik.

Ia menilai pembangunan fisik di Loram Kulon sudah cukup tertata, sehingga ke depan perlu diperkuat sektor nonfisik seperti pembinaan generasi muda dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kalau diberi amanah, saya ingin menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan Loram Kulon ke depan, terutama pembangunan mental generasi muda agar bisa bermanfaat bagi desa maupun bangsa,” ujarnya. (dik/him)

Editor : Abdul Rochim
#loram kulon Kudus #pergantian antar waktu (PAW) #kepala desa