Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

NU Jati Bangun Klinik NU Medika H. Djalal Sidiq, KH Ulil Albab Arwani Awali Peletakan Batu Pertama

Abdul Rochim • Rabu, 6 Mei 2026 | 19:03 WIB
GROUNDBREAKING: Rois Syuriah PCNU Kabupaten Kudus KH Ulil Albab Arwani meletakkan batu pertama pembangunan Klinik Medika H. Djalal Sidiq MWC NU Jati di Desa Loram Wetan, Jati Kudus, Rabu (6/5). (ABDUL ROCHIM/RADAR PATI)
GROUNDBREAKING: Rois Syuriah PCNU Kabupaten Kudus KH Ulil Albab Arwani meletakkan batu pertama pembangunan Klinik Medika H. Djalal Sidiq MWC NU Jati di Desa Loram Wetan, Jati Kudus, Rabu (6/5). (ABDUL ROCHIM/RADAR PATI)

KUDUS – Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, menggelar doa bersama sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Klinik Medika H. Djalal Sidiq di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kudus, (5/6). 

Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri para tokoh Nahdlatul Ulama setempat.

Acara diawali dengan pembacaan iftitahul majlis oleh KH Rosyid selaku Syuriah MWC NU Jati, dilanjutkan pembacaan salawat oleh K Mustain Sahal, serta doa yang dipimpin KH Ulil Albab Arwani Alhafidz.

Baca Juga: Sutinah dan Keluarga yang Tempati Bedeng Kayu Direlokasi Pemdes ke Kios Desa Jepangpakis Kudus

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh NU Jati, di antaranya Rois Syuriah Nur Solihin Cholil Alhafidz, Ketua MWC NU Jati Aflah, serta Ketua Panitia H. Sarmanto.

Ketua MWC NU Jati, Kiai Aflah, menyampaikan bahwa pembangunan klinik ini merupakan amanah dari wakaf H. Djalal Sidiq, yang dikenal sebagai Rois Syuriah pertama MWC NU Jati.

“H. Djalal Sidiq bukan sosok asing di NU Jati. Ini amanah besar yang harus kita jalankan. Semoga menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa proses pewakafan turut melibatkan Dokter Mudzakir yang mempercayakan pengelolaan kepada Dokter Munti’ah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kudus, dr. Abdul Hakam, menilai keberadaan fasilitas kesehatan tambahan sangat dibutuhkan, mengingat jumlah warga Nahdliyin di Kecamatan Jati mencapai sekitar 60 ribu jiwa.

“Fasilitas kesehatan masih perlu ditambah. Kami juga mendorong inventarisasi anggota NU, termasuk integrasi BPJS ke dalam Kartu NU,” ungkapnya.

Ia menambahkan, inventarisasi tenaga kesehatan juga penting dilakukan, mengingat ke depan penyakit metabolik diperkirakan menjadi tantangan utama.

Dokter Mudzakir menegaskan pentingnya kesehatan sebagai penunjang aktivitas, termasuk dalam menjalankan ibadah.

“Kalau badan tidak sehat, ibadah juga tidak maksimal,” katanya.

Prosesi peletakan batu pertama dipimpin KH Ulil Albab Arwani Alhafidz, disusul oleh jajaran pengurus dan tokoh yang hadir, sebagai tanda dimulainya pembangunan klinik tersebut. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
#MWC NU Jati #klinik NU Kudus #wakaf H Djalal Sidiq #layanan kesehatan Jati #pembangunan klinik