KUDUS – Setelah beberapa tahun hidup di tempat penyimpanan kayu bakar yang jauh dari kata layak, Sutinah (49), warga Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, akhirnya bisa menempati hunian yang lebih manusiawi bersama keluarganya.
Relokasi ini difasilitasi Pemerintah Desa Jepangpakis setelah melalui berbagai upaya pendekatan.
Sebelumnya, Sutinah sempat menolak pindah, namun akhirnya bersedia menempati kios desa yang disiapkan sebagai tempat tinggal sementara.
Kini, ia tinggal di kios yang berada di sisi barat balai desa bersama suaminya, Sulatin (48), serta anaknya yang masih duduk di bangku kelas 7 SMP.
Kepindahan ini mengakhiri kehidupan mereka di bedeng bekas gudang kayu yang selama ini menjadi tempat tinggal.
Camat Jati, Muhammad Zainuddin, menjelaskan bahwa pendekatan dilakukan berulang kali hingga akhirnya keluarga tersebut bersedia pindah.
“Dulu sudah kita ajak berkali-kali, tapi belum berkenan. Mungkin karena sudah terbiasa di tempat lama. Padahal warga sekitar siap membantu,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Ia memastikan kondisi hunian baru jauh lebih aman dan nyaman. Selain terlindung dari panas dan hujan, lokasi kios juga dekat dengan fasilitas umum.
“Sudah ada fasilitas MCK, meski masih digunakan bersama, tapi sangat dekat dengan tempat tinggal,” jelasnya.
Ke depan, pemerintah akan mengupayakan bantuan Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) bagi Sutinah.
Apalagi, ia diketahui memiliki sebidang tanah yang berpotensi dibangun rumah permanen.
“Legalitas tanah akan kami telusuri. Jika memungkinkan, akan diusulkan bantuan RSLH melalui program kabupaten, termasuk peluang kerja sama dengan pihak swasta,” tambahnya.
Selama ini, Sutinah menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja serabutan di bidang katering.
Sementara suaminya telah sakit selama sekitar 12 tahun dan tidak mampu bekerja.
Sebelum direlokasi, keluarga ini hidup dalam keterbatasan di satu ruangan sempit. Bahkan, untuk mandi mereka harus menumpang di rumah tetangga.
Kini, meski sudah memiliki tempat tinggal yang lebih layak, Sutinah masih berharap bisa segera membangun rumah sendiri di atas tanah miliknya agar keluarganya dapat hidup lebih nyaman dan aman. (*/him)