Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Makna Hari Kartini Menurut Ketua PKK/PAUD Kudus Endhah Endhayani: Perempuan Masa Kini Bangun Ekonomi  dan Pendidikan

Abdul Rochim • Selasa, 21 April 2026 | 10:00 WIB

MAKNAI HARI KARTINI: Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endha Endhayani saat ditemuai di kantor Dekranasda setempat. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)
MAKNAI HARI KARTINI: Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endha Endhayani saat ditemuai di kantor Dekranasda setempat. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)

KUDUS – Sebagai istri Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Endhah Endhayani tak bisa serta merta seenaknya meminta waktu untuk keluarga.

Karena sudah menjadi risiko, seorang pejabat publik memang banyak waktu untuk melayani masyarakat. 

Endhah berkisah bila ingin bertemu dengan suaminya, juga lewat ajudan. Ini karena yang mengatur jadwal Bupati Kudus Sam’ani.

Baca Juga: Mencicipi Rahang Tuna Khas Pesisir, Cita Rasa Kuliner Indonesia Timur Berpadu Kudus 

Sehingga, tidak mengganggu kegiatan yang sudah terjadwal.

”Saya kalau ketemu dengan Pak Sam, sama kayak lainnya harus tahu jadwal lewat ajudan. Kalau di rumah seringnya simpangan melulu. Kadang, saya yang sudah tidur duluan, kalau tidak Pak Sam yang sudah tidur. Ya, waktu kami bersama di pagi hari sebelum melakukan aktivitas masing-masing,” ungkapnya.

Bunda Iin, sapaan akrabnya, juga memiliki sejumlah aktivitas di luar rumah tak kalah di luar rumah.

Namun demikian, ia tak lupa dengan kodratnya sebagai istri. Kalau ada waktu senggang, Bunda Iin menyempatkan memasak sendiri kesukaan suaminya.

Menurutnya, perempuan memang multitalenta. Pandai menjadi ibu rumha tangga juga pintar bersosialisasi di luar rumah.

Perempuan yang menjabat sebagai Ketua PKK dan Bunda PAUD Kabupaten Kudus ini memaknai Hari Kartini, perempuan masa kini harus berani bersuara dan mengambil peran di masyarakat.

Salah satu peran perempuan di Kudus adalah turut membangun pendidikan dan ekonomi.

”Kudus punya sejarah kuat perempuan pengusaha seperti industri rokok kretek dan pelaku usaha batik. Itu bukti nyata semangat Kartini, perempuan Kudus tangguh, mandiri dan tidak hanya di belakang layar. Tapi juga bisa membuka akses seluas-luasnya agar tidak ada lagi perempuan yang terhambat hanya karena kodrat,” kata Bunda Iin.

Ia juga berpendapat nilai-nilai dari RA Kartini yang masih relevan bagi perempuan saat ini adalah, keberanian berpikir, semangat belajar dan kepedulian sosial. Perempuan di Kudus digerakkan melalui strategi ekonomi. 

”Mulai dari berwirausaha, kemudian keberanian mengikuti organisasi. Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton juga perempuan, itu contoh nyata kalau perempuan sekarang ini bukan lagi sebagai obyek pembangunan tapi sudah menjadi subjek dan motor penggerak,” ungkapnya. (san/him)

Editor : Abdul Rochim
#PKK Kabupaten Kudus #Endhah Endhayani #Bunda PAUD #hari kartini #ekonomi