Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Di Kudus, 31 Orang Dinyatakan Positif Campak

Abdul Rochim • Kamis, 2 April 2026 | 20:13 WIB
Sekretaris Dinkes Kudus Noor Yanto
Sekretaris Dinkes Kudus Noor Yanto

KUDUS - DI Kabupaten Kudus, 31 orang dinyatakan positif penyakit campak. Ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus hasil tes laboratorium di Jogjakarta.

Ini pun menjadi perhatian serius, mengingat kasus campak menjadi isu yang lagi ramai saat ini. Bahkan, kasus penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus ini, sempat meningkat dan diwaspadai oleh pemerintah.

Sekretaris DKK Kudus Nuryanto mengatakan, deteksi penyakit campak telah dilakukan dengan mengirimkan 464 sampel untuk diperiksa di Laboratorium Jogjakarta.

Baca Juga: 72 Siswa MAN 2 Kudus Lolos SNBP 2026, Tembus Kampus Favorit Nasional

Hasil uji laboratotium itu, menunjukkan 31 sampel dinyatakan positif campak.

Adanya kasus positif campak ini, DKK bergerak lebih masif lagi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi campak kepada anak. 

Imunisasi campak itu, masuk dalam program imunisasi dasar yang diberikan secara gratis kepada anak usia 12 bulan sampai 14 bulan.

”Kami meminta, agar orang tua aktif dalam posyandu agar imunisasi dapat diberikan dengan lengkap. Kader posyandu wajib aktif dalam memberikan edukasi kepada masyakat, terutama penyakit campak,” terangnya.

Selain imunisasi, Nuryanto juga mengajak masyarakat, agar menjaga daya tahan tubuh dengan olahraga dan makan makanan yang bergizi. Kemudian menjaga kebersihan diri dari lingkungan.

Kasus campak memang masih sedikit untuk usia dewasa atau di atas 12 tahun. Tapi bukan berarti usia dewasa diabaikan. Harus istirahat cukup, makan makanan bergizi, dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan,” pesannya.

Campak sendiri merupakan salah satu penyakit infeksi virus saluran pernapasan yang sangat menular. Penyakit ini ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan ruam merah di beberapa bagian tubuh.

Apabila merasakan gejala seperti demikian, Nuryanto meminta agar masyarakat memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Ia juga meminta agar beristirat total, minum air yang cukup, dan mengonsumsi suplemen.

Silakan periksa ke fasilitas kesehatan terdekat, jika merasakan gejala-gejala campak, agar penanganan bisa dilakukan secara maksimal,” imbuhnya. (san/lin)

Editor : Abdul Rochim
#campak #imunisasi #kudus