Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pemkab Kudus Percepat Universal Coverage BPJamsostek Lewat Program Bapak Asuh ASN

Abdul Rochim • 2026-03-28 17:19:31

DISKUSI: Bupati Kudus Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T., membuka kegiatan forum group discusstion (FGD) bersama BPJamsostek di Hotel @HOM Kudus kemarin. ( INDAH SUSANTI/RADAR PATI)
DISKUSI: Bupati Kudus Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T., membuka kegiatan forum group discusstion (FGD) bersama BPJamsostek di Hotel @HOM Kudus kemarin. ( INDAH SUSANTI/RADAR PATI)

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan perlindungan sosial tenaga kerja dengan mendukung pencapaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ).

Saat ini capaian kepesertaan BPJamsostek di Kudus telah mencapai 46,54 persen atau masih kurang sekitar tujuh persen dari target 53 persen.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris. menyampaikan bahwa Pemkab Kudus telah mengakomodasi sekitar 30 ribu pekerja rentan untuk didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan dan BPJamsostek.

Baca Juga: Angin Kencang Sapu Kantor Kelurahan Mlatinorowito, Atap Aula Ambruk

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pekerja memiliki perlindungan dasar, khususnya jaminan kematian dan kecelakaan kerja.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Kudus juga mendorong program Bapak Asuh dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Program ini mengajak ASN untuk mendaftarkan pekerja rentan di sekitar mereka, seperti asisten rumah tangga atau pekerja informal, agar memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Bahkan, Bupati Sam’ani mencontohkan langsung dengan mendaftarkan anggota keluarganya sebagai peserta BPJamsostek.

Baca Juga: Warga Singocandi Kudus Dikejutkan Penemuan Lansia Meninggal di Rumah, Diduga Sudah Tiga Hari

Menurutnya, iuran BPJamsostek relatif terjangkau dan penting untuk memberikan rasa aman bagi pekerja.

Berbeda dengan BPJS Kesehatan yang sebagian pembiayaannya ditanggung pemerintah, BPJamsostek bersifat mandiri, sehingga diperlukan kepedulian bersama untuk memperluas kepesertaan.

Kepala BPJamsostek Cabang Kudus, Dewi Mulia Sari, menjelaskan bahwa jumlah peserta BPJamsostek saat ini mencapai 226 ribu dari potensi sekitar 474 ribu tenaga kerja berdasarkan data Sakernas.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemkab Kudus melalui rapat koordinasi teknis bersama Bapperida dan Disnaker Perinkop UKM untuk mempercepat pencapaian target UCJ secara bertahap.

Selain itu, BPJamsostek juga mendorong evaluasi regulasi terakhir tahun 2021 agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Termasuk memperluas sumber pembiayaan dan membentuk agen Perisai di setiap desa guna memperluas jangkauan kepesertaan pekerja rentan.

 

 

Editor : Abdul Rochim
#pekerja rentan #BPJamsostek #Universal Coverage Jamsostek #program bapak asuh #ASN Kudus #jaminan sosial tenaga kerja #perlindungan pekerja #Dewi Mulia Sari #Sam’ani Intakoris #kepesertaan BPJamsostek #UCJ Kudus #Sakernas #agen Perisai #pemkab kudus #bpjs kesehatan