Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pelepasan Jenazah Bos Djarum Michael Bambang Hartono Didahului Tradisi Pecah Semangka, Apa Artinya?

Abdul Rochim • Kamis, 26 Maret 2026 | 01:42 WIB
SAKRAL: Pihak keluarga melakukan proses pemecahan semangka sebelum jenazah diberangkatkan, Rabu (25/3). (GALIH ERL/ RADAR PATI)
SAKRAL: Pihak keluarga melakukan proses pemecahan semangka sebelum jenazah diberangkatkan, Rabu (25/3). (GALIH ERL/ RADAR PATI)

KUDUS - Suasana duka menyelimuti GOR Djarum Jati, Kudus, sejak Selasa pagi (25/3) saat karyawan PT Djarum, kerabat, dan relasi datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Chairman Djarum Group, Michael Bambang Hartono.

Tokoh bisnis yang dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia itu kemudian diberangkatkan menuju pemakaman keluarga di Dukuh Godo, Desa Punjulharjo, Rembang.

Sejak pukul 07.00 WIB, para pelayat telah memadati area GOR untuk mengikuti misa arwah sebagai doa terakhir sebelum keberangkatan jenazah. Setelah rangkaian doa bersama selesai, jenazah diberangkatkan menuju Rembang pada pukul 08.33 WIB.

Baca Juga: 7 Testimoni Kepergian Chairman PT Djarum Michael Bambang Hartono

Peti jenazah diangkat oleh anggota TNI dari ruang persemayaman menuju mobil jenazah berwarna hitam. Sebelum iring-iringan berangkat, keluarga melaksanakan prosesi pecah semangka di depan mobil pembawa jenazah.

Tradisi tersebut memiliki makna simbolis sebagai tanda berakhirnya kehidupan di dunia serta harapan agar perjalanan roh berlangsung lancar. Prosesi ini juga menjadi bentuk penghormatan terakhir dari keluarga kepada almarhum.

Setelah prosesi tersebut, keluarga menaburkan bunga di sepanjang jalan keluar GOR Djarum Jati sebagai pengiring keberangkatan jenazah.

Ratusan karyawan PT Djarum turut berdiri di pinggir jalan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok pemimpin yang selama ini dikenal memberikan kontribusi besar bagi perusahaan dan masyarakat.

Iring-iringan kendaraan jenazah mendapat pengawalan aparat kepolisian dan diikuti bus serta mobil keluarga menuju lokasi pemakaman di Godo, Rembang.

Ucapan duka juga datang dari para karyawan PT Djarum. Sri Rahayu, karyawan Sigaret Kretek Tangan (SKT) Terban yang telah bekerja selama 23 tahun, menyampaikan rasa kehilangan mendalam.

Ia menilai almarhum memiliki jasa besar karena membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Hal senada disampaikan Aning Windarti. Ia mengenang Michael Bambang Hartono sebagai sosok yang baik dan pekerja keras, serta menjadi teladan bagi banyak orang.

Menurutnya, keberadaan perusahaan turut memberikan manfaat nyata bagi kehidupan keluarganya selama bekerja di PT Djarum.

Kepergian Michael Bambang Hartono tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi karyawan dan masyarakat yang merasakan dampak dari dedikasi dan kontribusinya selama ini.

 

Editor : Abdul Rochim
#Michael Bambang Hartono #Djarum Group #tokoh bisnis Indonesia #orang terkaya Indonesia #pecah semangka #tradisi pemakaman #GOR Djarum Jati #pemakaman Rembang #penghormatan terakhir #karyawan PT Djarum #misa arwah #prosesi pemakaman #Dukuh Godo #berita duka #Budaya Tionghoa