Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Pemkab Kudus Gelar Pasar Murah 1.090 Paket Sembako : Warga Cukup Bayar Separonya

Admin • Selasa, 17 Maret 2026 | 17:36 WIB
PASAR MURAH: Warga Kecamatan Mejobo antusias saat ada pasar murah. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)
PASAR MURAH: Warga Kecamatan Mejobo antusias saat ada pasar murah. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)

KUDUS - Sebanyak 1.090 paket sembako murah disediakan oleh Dinas Perdagangan Kudus dalam rangka Gebyar Pasar Murah di halaman Kantor Kecamatan Mejobo, kemarin (17/3) 2026.

Gebyar Pasar Murah ini dihadirkan sebagai upaya untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokoknya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Adapun paket sembako yang disediakan dalam Gebyar Pasar Murah kali ini, meliputi beras 5 kilogram, minyak goreng kemasan ukuran 1 liter dan gula pasir 1 kilogram.

Baca Juga: Mudik ke Kampung Halaman di Kudus, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Jadi Imam dan Khatib Idul Fitri

Harga normal berkisar di angka Rp 113.400, namun dijual seharga Rp 50 ribu.

Kabid Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kudus Sonhaji mengatakan, agenda tahunan setiap menjelang Lebaran pada kali ini dipusatkan di wilayah Kecamatan Mejobo.

Selain untuk menyasar warga kurang mampu, penyediaan paket sembako murah juga ditujukan untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir di wilayah Kecamatan Mejobo beberapa waktu lalu.

"Alhamdulillah warga sangat antusias, kami juga dibantu oleh Pemerintah Kecamatan Mejobo dalam hal sosialisasi dan penyediaan tempat, jadi kita sediakan kupon dan dibantu camat untuk pembagiannya ke masing-masing desa,” kata Sonhaji.

Baca Juga: Tiga Calon Sekda Kudus Diajukan ke BKN , Target April 2026 Dilantik

Pihaknya juga menerangkan bahwa Gebyar Pasar Murah dihadirkan sebagai upaya dalam menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok. Sehingga, kasus inflasi dapat ditekan dengan maksimal menjelang Lebaran di Kabupaten Kudus.

”Harapan kami dapat menjaga inflasi di daerah, terjaga dengan baik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sonhaji membeberkan bahwa Gebyar Pasar Murah tahun ini hanya bisa dihadirkan satu kali, karena keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Kudus.

Ia juga menjelaskan, upaya gelar pasar murah ini juga telah dilakukan rutin oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, meskipun dengan mekanisme yang berbeda.

”Kalau Dinas Pertanian memang hanya memfasilitasi tempat, sedangkan komoditas dari mitra. Kalau di kami (Dinas Perdagangan, Red) memang ada penyediaan sendiri, tapi karena keterbatasan anggaran jadi tidak bisa sering,” terangnya.

Pihaknya berharap, upaya ini dapat membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sonhaji juga mengimbau agar sembako tersebut digunakan dengan sebaiknya menjelang Lebaran. (san/him)

Editor : Admin
#gula pasir #idul fitri #inflasi #minyak goreng #kudus #pasar murah #kenaikan harga #beras #dinas perdagangan kudus #lebaran