Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Abdi Nagari Award 2026 di Kudus Sarat akan Inspirasi

Abdul Rochim • Sabtu, 14 Februari 2026 | 08:37 WIB
MENGINSPIRASI: Seluruh penerima penghargaan Abdi Nagari Award 2026 berfoto bersama di Hotel @home Kudus, Jumat (13/2).
MENGINSPIRASI: Seluruh penerima penghargaan Abdi Nagari Award 2026 berfoto bersama di Hotel @home Kudus, Jumat (13/2).

KUDUS – Malam penganugerahan Abdi Nagari Award 2026 yang digelar Jawa Pos Radar Kudus berlangsung khidmat dan elegan di Hotel @HOM Kudus, Jumat (13/2) malam.

Bertempat di lantai 1 ruang Grand Muria, acara tersebut menjadi momentum apresiasi bagi para abdi negara yang dinilai berdedikasi dan berinovasi dalam pelayanan publik.

Pantauan lokasi, tamu undangan mulai berdatangan sejak pukul 18.00 WIB.

Menyantap hidangan yang telah disajikan sembari menunggu acara dimulai.

Acara dimulai sekitar pukul 19.30 WIB. Acara berlangsung lancar dan meriah dari awal hingga berakhir.

Para penerima award mengabadikan momen tersebut dengan membawa penghargaan yang mereka dapatkan.

Acara dipandu dua pembawa acara, M. Khoirul Anwar dan Alifta Zulfa Farisa, yang menghadirkan suasana hangat namun tetap formal.

Nuansa kemeriahan semakin terasa dengan penampilan Agnhesia Entertainment. 

Vokalis Dessy Chrisma Triaghnesia tampil memukau dengan balutan suara merdu, dipadu permainan saksofon elegan dari Yusuf Dian, menghadirkan hiburan musik yang menarik, berkelas, dan berkesan bagi seluruh tamu undangan.

Direktur Jawa Pos Radar Kudus sekaligus Direktur Jawa Pos TV Jawa Tengah, Baehaqi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya malam penghargaan tersebut.

Ia menyapa seluruh calon penerima Abdi Nagari Award beserta pasangan masing-masing, yang terdiri atas sekretaris daerah kabupaten, sekretaris dewan, kepala OPD, kepala instansi pemerintahan, camat, lurah, kepala kejaksaan negeri, kapolsek, rektor, pimpinan perusahaan daerah, hingga abdi negara lainnya.

Ia menegaskan, para penerima penghargaan adalah sosok yang mendedikasikan diri sepenuhnya untuk kepentingan bangsa dan negara.

Baehaqi juga mengingatkan bahwa sebelum Abdi Nagari Award digelar, pihaknya telah berkali-kali memberikan apresiasi melalui ajang Radar Kudus Award.

Pada 2025 lalu, salah satu penerimanya adalah Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang hadir langsung di Pendopo Kabupaten Blora dan bahkan menyerahkan penghargaan kepada para bupati se-Pati Raya.

Dalam pidatonya, Baehaqi menyinggung dinamika pembangunan dan sorotan terhadap birokrasi.

Ia menyadari bahwa kritik dan ketidakpuasan kerap muncul di tengah masyarakat.

Namun di balik itu, terdapat banyak aparatur yang bekerja dengan hati, memandang tugas sebagai amanah.

“Setiap tindakan adalah perjuangan, setiap tanda tangan adalah tanggung jawab, dan setiap keputusan adalah jejak yang akan dikenang masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti tantangan era revolusi digital, di mana arus informasi bergerak sangat cepat dan kerap memunculkan distorsi fakta.

Jawa Pos Radar Kudus, lanjutnya, berkomitmen mengubah paradigma dari “Bad News is Good News” menjadi “Good News is Good News”.

Menurutnya, Abdi Nagari Award adalah bentuk kabar baik yang patut diangkat dan dirayakan sebagai inspirasi publik.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Blora, Komang Gede Irawadi, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan.

Ia menilai apresiasi dari media memiliki makna khusus karena media merupakan mata publik, tempat masyarakat menilai, mengkritisi, sekaligus memberi kepercayaan.

“Kami percaya ASN yang baik bukan yang anti kritik, tetapi yang siap dievaluasi,” ujarnya.

Komang menambahkan, pihaknya memandang Radar Kudus bukan sekadar peliput, melainkan mitra yang ikut menjaga kualitas pelayanan publik melalui informasi yang objektif dan berimbang.

Ia berharap penghargaan tersebut bukan hanya seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa kinerja aparatur selalu berada dalam ruang transparansi.

Mengakhiri sambutannya, ia menutup dengan pantun ringan yang mengundang senyum hadirin.

Pergi liputan membawa kamera,
Singgah sebentar membeli kopi,
Kalau kinerja kami masih kurang sempurna,
Tolong dikritik tapi jangan di-headline tiap hari. (dik)

Editor : Abdul Rochim
#kudus #asn #Abdi nagari award