Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

PSI Kudus Jadi Magnet Kader Lintas Partai

Abdul Rochim • Selasa, 10 Februari 2026 | 06:07 WIB
Ketua DPD PSI Kudus Antoni Alfin
Ketua DPD PSI Kudus Antoni Alfin

KUDUS – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kudus mulai menunjukkan daya tarik baru di kancah politik lokal.

Sejumlah kader dari berbagai partai politik disebut mulai melirik PSI.

Ini seiring penguatan struktur organisasi dan persiapan jangka panjang menghadapi kontestasi atau persaingan politik 2029 hingga 2030.

Ketua DPD PSI Kudus, Antoni, mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir pihaknya menerima komunikasi dari kader lintas partai yang menyatakan ketertarikan untuk bergabung.

Ketertarikan itu datang dari berbagai latar belakang partai, mulai Gerindra, Demokrat, hingga PPP.

”Memang ada kader dari luar partai yang sudah menghubungi kami. Dari beberapa partai, seperti Gerindra, Demokrat, hingga PPP. Tapi kami tetap selektif,” ujar Antoni, belum lama ini.

Menurutnya, fenomena tersebut menjadi sinyal positif bahwa PSI mulai dilihat sebagai partai dengan arah perjuangan yang jelas dan konsisten dalam membangun organisasi dari bawah.

Namun demikian, PSI Kudus tidak serta-merta membuka pintu lebar-lebar tanpa pertimbangan matang.

Antoni menegaskan, saat ini fokus utama PSI Kudus masih pada penguatan struktur internal.

Ia menilai, kekuatan partai tidak semata bertumpu pada figur, melainkan pada soliditas struktur hingga tingkat paling bawah, mulai dari desa, rukun warga (RW), hingga rukun tetangga (RT).

”Penguatan struktur ini menjadi kunci. Arahan dari pusat juga jelas, PSI harus kuat sampai akar rumput. Itu yang sedang kami kebut sekarang,” tegasnya.

Ia menyebutkan, progres pembentukan struktur ranting PSI di Kabupaten Kudus saat ini baru mencapai sekitar 20 hingga 30 persen.

Untuk mempercepat capaian tersebut, DPD PSI Kudus telah memberikan tenggat waktu dua pekan kepada seluruh jajaran pengurus agar pembentukan ranting segera dirampungkan.

Meski terbuka terhadap masuknya kader dari luar partai, Antoni menekankan bahwa kaderisasi internal tetap menjadi prioritas utama.

Ia mengibaratkan partai sebagai organisasi kerja yang membutuhkan sumber daya manusia segar, berintegritas, dan memahami nilai-nilai perjuangan PSI.

”Kalau bisa memang dari kader PSI sendiri, yang masih fresh dan belum pernah masuk partai lain. Tapi kami juga tidak menutup kemungkinan jika ada dari luar yang ingin bergabung, selama sejalan dan menambah kekuatan,” jelasnya.

Selain konsolidasi struktur, PSI Kudus juga tengah menyiapkan agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

Namun, pelaksanaan Rakerda masih menunggu rampungnya pembentukan struktur ranting, mengingat peran strategis struktur tingkat bawah dalam forum tersebut.

Rakerda nantinya akan menjadi wadah penyusunan program-program strategis sekaligus konsolidasi seluruh elemen partai di Kabupaten Kudus.

Dalam kesempatan itu pula, PSI kembali menegaskan komitmennya untuk menyasar kalangan anak muda sebagai basis utama kader dan pemilih.

”PSI ini partainya anak muda. Target utama kami tetap generasi muda, karena mereka nanti yang akan menjadi pemilih dominan di 2029,” kata Antoni. (dik/him)

Editor : Abdul Rochim
#ppp #gerindra #demokrat #PSI Kudus