Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

PKK Gas Ketahanan Pangan Keluarga, Program Rabu Pon Digulirkan di Kudus

Abdul Rochim • Selasa, 27 Januari 2026 | 19:18 WIB
PANEN TELUR: Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Endayani memanen telur ayam.
PANEN TELUR: Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Endayani memanen telur ayam.

KUDUS - Upaya penguatan ketahanan pangan keluarga terus digencarkan Tim Penggerak PKK.

Kali ini, TP PKK Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Program Rabu Pon di Kabupaten Kudus sebagai gerakan pemanfaatan pekarangan rumah untuk pangan, kesiapsiagaan bencana, sekaligus peningkatan ekonomi keluarga.

Pencanangan program tersebut dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, di Kecamatan Dawe, Selasa (27/1).

Menurutnya, Rabu Pon merupakan adaptasi kebijakan pemerintah pusat yang diterjemahkan ke dalam gerakan konkret di tingkat keluarga.

Program ini mengusung tiga sasaran utama, yakni memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, meningkatkan kesiapan menghadapi bencana, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Pekarangan rumah didorong menjadi ruang produktif, baik sebagai sumber gizi maupun tambahan penghasilan.

“Pekarangan rumah punya potensi besar. Bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus menambah pendapatan,” ujar Nawal.

Sebagai langkah awal, TP PKK Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan ayam petelur kepada keluarga sasaran.

Setiap keluarga menerima lima ekor ayam lengkap dengan kandang, pakan awal, serta pendampingan dari instansi teknis.

Program ini menyasar keluarga yang terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kategori miskin.

Pelaksanaan Rabu Pon juga diperkuat melalui kolaborasi dengan sektor swasta.

PT Djarum Oasis turut mendukung dengan menyalurkan bibit tanaman secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Nawal menekankan, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program tidak berhenti sebagai agenda simbolis semata.

“Di daerah lain, program seperti ini sudah terbukti berhasil. Harapannya, Kudus bisa menjadi salah satu contoh keberhasilan berikutnya,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Nawal meninjau Kandang Ayam Merah Putih di Desa Tergo, Kecamatan Dawe.

Kandang tersebut merupakan bantuan kementerian yang diarahkan langsung ke unit terkecil masyarakat, yakni keluarga, sebagai bagian dari penguatan pangan berbasis rumah tangga.

Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Endayani menyambut baik perhatian TP PKK Provinsi Jawa Tengah.

Ia menyebut, program kandang ayam bantuan Kementerian Pertanian yang telah berjalan di Desa Tergo menunjukkan dampak positif bagi warga.

“Bantuan ayam petelur dari provinsi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima,” ujarnya.

Endhah menambahkan, pembagian bibit tanaman gratis menjadi bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan Program Rabu Pon di Kudus.

Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga diharapkan menumbuhkan kembali budaya menanam dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Program ini akan terus kami pantau. Targetnya bukan seremoni, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, TP PKK Provinsi Jawa Tengah menyalurkan sebanyak 300 ekor ayam petelur kepada keluarga penerima manfaat di Kabupaten Kudus.

Bantuan ini diharapkan menjadi pemantik awal gerakan Rabu Pon sebagai solusi ketahanan pangan dan ekonomi keluarga berbasis pekarangan. (dik/him)

Editor : Abdul Rochim
#PKK Kabupaten Kudus #program Rabu Pon #Ketahanan Pangan Keluarga