Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Konsep Wisata Edukasi Dinilai Cocok untuk Pengembangan Taman Krida di Kudus

Abdul Rochim • Jumat, 23 Januari 2026 | 17:28 WIB

 

DAYA TARIK: Kondisi Taman Krida Kudus usai hujan. (GALIH ERLAMBANG W/ RADAR KUDUS)    
DAYA TARIK: Kondisi Taman Krida Kudus usai hujan. (GALIH ERLAMBANG W/ RADAR KUDUS)  

KUDUS - Kabupaten Kudus punya potensi besar dalam mengembangkan destinasi yang menarik wisatawan.

Salah satu lokasi yang berpotensi dipoles adalah mewujudkan wisata di tengah kota.

Pengunjung wisata di Kudus, Yusuf mengaku, Kudus memiliki potensi besar dalam mengembangkan destinasti wisata.

Daya tarik wisata Kota Kretek cukup luas. Sekarang ini wilayah utara menjadi primadona wisatawan.

Namun, jangan salah di tengah kota destinasi wisata bisa dikembangkan dan menjadi jujukan wisatawan.

Dia menyebut wisata yang cocok bentuknya wisata edukasi.

”Sangat bisa dikembangkan, dari riset yang telah saya pelajari, di tengah kota cocok untuk wisata edukasi,” terangnya.

Dia menyebut, wisata ini bisa dibangun di atas lahan milik Pemkab Kudus. Lokasinya berada di Taman Krida, Kudus.

Tempat wisata atau lahan wisata tersebut bisa disewakan kepada pihak ketiga untuk dikelola dan dijadikan tempat perputaran ekonomi.

Yusuf menilai, lahan di Taman Krida sudah mencukupi. Luasan lahan kurang lebih 1,2 hektar.

Desain atau konsep wisata ini ditunjukkan di wisata Ibarbo Park di Sleman.

”Wisata di sana ada pusat edukasi. Karena saya beracuan pada kurikulim pendidikan yang mengadakan outing class. Nah di Kudus masih kurang tempat seperti itu,” katanya.

Yusuf menilai, wisata ini bisa dimunculkan di Taman Krida.

Ketika ini terealisasi, calon investor perlu menyulap dan menata ulang wahana di Taman Krida.

Dalam wisata edukasi itu, diperlukan juga mini zoo dan taman burung. Pengunjung bisa menikmati alam di sana.

Selain itu, malam harinya akan ditawarkan wisata untuk gen Z.

Destinasi wisata ini bisa menghidupakan kembali taman lampion, serta tempat nongkrong yang buka hingga malam.

”Gen Z itu perlu dirangkul dan berpotensi untuk menghidupkan wisata. Tempat nongkrong dengan konsep kopi bisa disajikan di sana dan buka hingga pukul 22.00,” ungkapnya.

Jika hal ini terealisasi maka, daya tarik wisata di Kudus akan kuat.

Wisatawan akan memiliki banyak pilihan destinasi wisata di Kota Kretek. (gal/him) 

Editor : Abdul Rochim
#kudus #taman krida kudus #konsep wisata edukasi