KUDUS – Kepolisian Resor Kudus menghadirkan terobosan layanan selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025.
Salah satu inovasi yang disiapkan adalah bantuan bahan bakar darurat bagi pengendara yang kehabisan BBM di tengah perjalanan.
Dalam skema ini, personel Satlantas dan Satsamapta yang bertugas patroli dibekali selang khusus.
Alat tersebut digunakan untuk mengambil bahan bakar dari kendaraan dinas apabila ditemukan pengendara yang mengalami kehabisan BBM secara mendadak.
Langkah ini dirancang sebagai bentuk respons cepat petugas di lapangan agar kendaraan yang mogok tidak menimbulkan antrean panjang, kemacetan, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Inovasi tersebut diterapkan selama Operasi Lilin Candi 2025, terutama di jalur mudik, kawasan wisata, serta titik-titik rawan kepadatan lalu lintas di wilayah Kabupaten Kudus.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir langsung membantu masyarakat.
Personel polres, kata dia, dibekali perlengkapan darurat berupa selang BBM.
Ini disiapkan untuk membantu pemudik, wisatawan, maupun warga yang kehabisan bahan bakar di jalan.
"Sifatnya hanya bantuan awal dan situasional, tetapi anggota sudah kami siagakan,” ujar AKBP Heru usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2025 di Simpang Tujuh Kudus, Jumat (19/12).
Ia juga mengingatkan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik atau berwisata agar mempersiapkan perjalanan secara matang.
Kondisi kendaraan, kecukupan BBM, serta kesehatan pengemudi menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, BBM cukup, patuhi rambu lalu lintas, dan jaga kondisi fisik. Jika membutuhkan bantuan, segera hubungi petugas kepolisian terdekat,” imbuhnya.
Melalui pendekatan preventif dan pelayanan humanis ini, Polres Kudus berharap pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025 dapat berlangsung aman, lancar, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melintas di wilayah Kudus. (gal/him)
Editor : Abdul Rochim