Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Bikin Baper! Alasan Bupati Kudus Sam'ani untuk Tak Rayakan Tahun Baru secara Besar-besaran

Abdul Rochim • Jumat, 12 Desember 2025 | 02:29 WIB

 

Bupati Kudus Sam
Bupati Kudus Sam

KUDUS - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Kabupaten Kudus bersama seluruh unsur Forkopimda mengintensifkan persiapan lintas sektoral untuk memastikan keamanan, kelancaran, dan stabilitas wilayah.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (11/12), Bupati Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa fokus utama pemerintah bukan pada perayaan, melainkan pada pengamanan dan pelayanan masyarakat.

Rakor Nataru dihadiri Polri, TNI, Kemenag, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, organisasi masyarakat, dan sejumlah komunitas.

Seluruh pihak menyampaikan komitmennya menjaga situasi Kudus tetap aman, tertib, dan stabil sepanjang akhir tahun.

Pemkab juga memastikan layanan kedaruratan tetap aktif 24 jam melalui call center 112, 110, dan 119.

Layanan tersebut bukan hanya diperuntukkan bagi warga Kudus, tetapi juga bagi para pelintas yang melewati wilayah kabupaten.

“Siapa pun yang melintas di Kudus akan kami layani jika membutuhkan pertolongan,” tegas Sam’ani.

Dalam rapat tersebut, sektor ekonomi turut menjadi perhatian besar.

Pemkab menegaskan komitmen menjaga ketersediaan bahan pangan dan mengendalikan inflasi menjelang libur panjang Nataru.

Pemerintah menyiapkan pengawasan lapangan, pengecekan gudang dan distributor, serta operasi pasar apabila diperlukan.

“Stok kebutuhan pokok aman dan akan terus kami pantau hingga awal tahun,” jelas Bupati.

Polres Kudus melaporkan potensi meningkatnya arus lalu lintas di sejumlah jalur utama.

Peningkatan mobilitas diprediksi memicu kerawanan kecelakaan, terutama yang melibatkan sepeda motor.

Oleh karena itu, jalur rawan kecelakaan, titik padat kendaraan, dan lokasi yang berpotensi terjadi kemacetan masuk dalam prioritas pengamanan.

Pemerintah mengimbau masyarakat memperhatikan kondisi kendaraan, kesehatan pengemudi, serta memastikan komunikasi tetap aktif selama perjalanan.

Sejumlah wilayah Kudus memiliki potensi banjir pada musim hujan, sehingga pemerintah memperkuat sistem mitigasi sebelum puncak liburan.

Jalur alternatif, rencana evakuasi, dan pos siaga disiapkan untuk memastikan mobilitas tetap berjalan.

Selain itu, area wisata masuk dalam titik yang diperketat pengamanannya agar masyarakat bisa berlibur tanpa gangguan.

Dengan persiapan lintas sektor yang lebih komprehensif, Pemkab Kudus menargetkan Nataru 2026 berlangsung aman, tertib, dan tetap dalam suasana keprihatinan nasional.

Pada malam pergantian tahun, Pemkab tidak akan mengadakan konser ataupun hiburan besar.

Sebagai gantinya, pemerintah memilih menggelar doa bersama yang melibatkan berbagai elemen sebagai bentuk solidaritas terhadap daerah-daerah yang sedang terdampak bencana nasional.

“Tahun baru ini kita isi dengan kegiatan yang lebih menenangkan. Kita menunjukkan empati untuk saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan wilayah lain yang tengah menghadapi musibah,” ujar Sam’ani. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
#tahun baru #kudus #Bencana Aceh #natal #doa bersama