Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

195 Data Guru di Kudus Tidak Valid, Terancam Tak Terima bantuan TKGS ?

Abdul Rochim • Kamis, 11 Desember 2025 | 03:03 WIB
Kabid Dikdas Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho
Kabid Dikdas Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho

KUDUS – Proses verifikasi dan validasi (verval) calon penerima Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) untuk tahun anggaran 2026 menemukan 195 data tidak sesuai.

Dari 8.687 pendidik yang dicek, sebanyak 195 nama dinyatakan bermasalah atau invalid.

Temuan itu berasal dari pemeriksaan yang dilakukan tim verifikator Universitas Muria Kudus (UMK), yang bekerja sama dengan Disdikpora Kudus untuk memastikan akurasi data penerima TKGS.

Kabid Dikdas Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho, menyampaikan bahwa verval telah rampung pada 4 Desember.

Dari hasil tersebut, 8.492 pendidik dinyatakan lolos verifikasi.

“Untuk 195 guru yang datanya tidak sinkron, kami lakukan klarifikasi lanjutan sebelum laporan resmi disampaikan ke pimpinan,” jelasnya kemarin (10/12).

Pengecekan ulang dilakukan dengan memanggil guru yang bersangkutan beserta pengelola lembaga pendidikan atau yayasannya.

Tim kemudian menelusuri kembali dokumen dan data administrasi. Ketidaksesuaian sering muncul karena kesalahan input, seperti perbedaan tahun mulai mengajar yang tercatat di aplikasi.

“Ada contoh, SK mengajar terbit tahun 1997, tapi di sistem tercatat 1990 sehingga dianggap tidak memenuhi ketentuan. Kasus-kasus seperti ini kami perbaiki melalui konfirmasi ulang,” lanjut Anggun.

Upaya klarifikasi ini menjadi kesempatan terakhir bagi pendidik terkait untuk membenahi kekeliruan data sebelum proses verval ditutup dan hasil final dilaporkan kepada Bupati Kudus.

Anggun menegaskan bahwa pihaknya tidak memasukkan nama baru dalam daftar calon penerima.

“Mereka yang tercatat adalah penerima TKGS sejak awal, karena basis datanya sudah terfilter.

Justru karena itulah pengecekan ulang menjadi penting untuk memastikan semua data benar,” tandasnya.

Editor : Abdul Rochim
#guru #TKGS di Kudus #data tidak valid