Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

80 Becak Listrik Mendarat di Kudus! Tukang Becak Tak Perlu Ngayuh Berat Lagi

Abdul Rochim • Selasa, 11 November 2025 | 02:26 WIB
Bupati Kudus, Sam
Bupati Kudus, Sam

KUDUS – Sebanyak 80 unit becak listrik telah tiba di Kudus dan segera disalurkan kepada para penarik becak tradisional.

Kehadiran armada ramah lingkungan ini diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi beban fisik para pengayuh becak yang selama ini mengandalkan tenaga penuh saat melintasi jalan-jalan kota.

Bantuan tersebut berasal dari Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) bentukan Presiden Prabowo Subianto.

Program ini menjadi kabar baik bagi para penarik becak kayu, yang sebagian besar sudah berusia lanjut dan membutuhkan dukungan agar tetap bisa bekerja dengan lebih ringan.

Dengan motor listrik dan fitur bantu kayuh, kendaraan baru ini dinilai jauh lebih hemat tenaga dan meningkatkan produktivitas.

“Becak listrik ini bukan sekadar moda transportasi, tetapi sarana pemberdayaan. Tenaga listrik dan pedal assist membuat pengemudi tidak cepat kelelahan,” ujar Kepala Bappeda Kudus, Sulistyowati.

Ia menyebutkan, program ini bermula dari permintaan BP Taskin agar Pemkab Kudus mengajukan daftar penarik becak kayu yang masih aktif.

Karena data resmi tidak tersedia, Bappeda kemudian melakukan pendataan langsung ke lapangan, termasuk di kawasan Bojana, depan Kantor Pos, Pasar Kliwon, dan Bitingan.

“Hasil pendataan lapangan menunjukkan ada 44 penarik becak aktif. Setelah diajukan, ditambah 36 nama lainnya dan totalnya menjadi 80 penerima,” jelasnya.

Becak listrik yang diproduksi PT Pindad ini dibekali motor BLDC, bobot 210 kilogram, dan kecepatan maksimal 15 kilometer per jam.

Dilengkapi sistem pedal assist serta kemampuan menanjak hingga 10 derajat, kendaraan ini tetap bisa dikayuh secara manual namun mendapat dukungan motor listrik di medan berat.

“Fungsinya jelas, mengurangi beban tenaga, meningkatkan efisiensi kerja, serta menjaga agar para penarik becak tetap produktif lebih lama. Selain itu, becak ini bebas emisi,” tambah Sulistyowati.

Seluruh unit dikirim langsung dari pabrik dan tiba di Kudus pada Sabtu (8/11).

Becak-becak tersebut untuk sementara disimpan di kantor Dinas Perhubungan sebelum diserahkan secara resmi pada 12 November di Pendopo Kabupaten Kudus.

Sebelum menerima unit, para pengemudi akan mengikuti pelatihan singkat cara pengoperasian.

Setiap becak dilengkapi stiker dan nomor identitas resmi pemerintah daerah, mulai dari Kudus 01 hingga Kudus 80.

“Program ini bukan semata menghadirkan teknologi baru, tapi memberi harapan baru. Kami ingin para penarik becak bisa mencari nafkah dengan cara yang lebih mudah, aman, dan manusiawi,” tutup Sulistyowati. (dik/him)

Editor : Abdul Rochim
#kudus #tukang becak #bantuan #Becak Listik Prabowo #ringankan beban