KUDUS – Pemerintah Desa (Pemdes) Kesambi mendapat kehormatan untuk mewakili Kecamatan Mejobo dalam ajang festival karnaval budaya memperingati Hari Jadi Kabupaten Kudus ke-476.
Kegiatan berlangsung meriah pada Sabtu (20/9) di Alun-alun Kudus dengan diikuti puluhan kontingen dari berbagai kecamatan dan instansi.
Dalam tampilannya, Desa Kesambi mengusung nuansa khas yang mencerminkan potensi lokal.
Baca Juga: Kisah Farida Farichah Asal Grobogan yang Dilantik jadi Wamenkop
Rombongan menampilkan kreasi perahu dan gapura wisata Mbalong Sangkal Putung, yang menjadi simbol kebanggaan masyarakat setempat.
Tidak hanya itu, kesenian tradisional juga dihadirkan melalui tarian Mbalong Rinonce, sebuah tarian khas yang lahir dari akar budaya desa.
Kepala Desa Kesambi, Mokhamad Masri, yang turut memimpin rombongan bersama perangkat desa, anggota BPD, serta perwakilan masyarakat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesempatan berharga tersebut.
“Alhamdulillah berkat kerjasama semua pihak, kami bisa menampilkan yang terbaik untuk mewakili Kecamatan Mejobo. Kami berusaha memperkenalkan potensi budaya dan wisata Desa Kesambi agar lebih dikenal masyarakat luas,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, tarian Mbalong Rinonce diciptakan untuk menggambarkan kehidupan masyarakat Desa Kesambi pada masa lalu.
Baca Juga: BRI Pati Gelar Jumat Berkah Peduli Santri Sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad
Desa ini dulunya dikelilingi rawa-rawa, dan sebagian besar warganya menggantungkan hidup sebagai pencari ikan.
Filosofi kehidupan sederhana itu kemudian dituangkan dalam gerakan tarian yang sarat makna.
Selain itu, kreasi perahu dan gapura wisata yang ditampilkan juga bukan sekadar hiasan.
Perahu melambangkan tradisi praon, sebuah budaya khas masyarakat Kesambi yang erat hubungannya dengan kehidupan di rawa.
Sementara gapura Mbalong Sangkal Putung menggambarkan wajah wisata desa yang kini terus dikembangkan menjadi salah satu destinasi unggulan di Kudus.
Masyarakat yang menyaksikan karnaval pun memberikan Perayaan meriah.
Penampilan Desa Kesambi dinilai berhasil menghadirkan suasana unik yang membedakan dengan kontingen lain.
Baca Juga: Dana Transfer Naik, Bupati Sudewo : Supaya Daerah Membangun Ekonomi dengan Tenang
“Kami ingin menunjukkan bahwa Desa Kesambi tidak hanya memiliki sejarah dan budaya, tetapi juga potensi wisata yang layak untuk terus dikembangkan,” tambah Masri.
Dengan partisipasi ini, Pemdes Kesambi berharap dapat semakin memperkuat identitas budaya desa sekaligus mendorong tumbuhnya sektor wisata lokal.
Karnaval budaya ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antarwarga serta menjalin silaturahmi dengan desa dan kecamatan lain di Kabupaten Kudus. (amr)
Editor : Syaiful Amri