Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Gedung Baru Perpustakaan Kudus Ditarget Rampung November, Bupati Samani Ajak Warga Ikut Mengawasi

Indah Susanti • Selasa, 9 September 2025 | 13:30 WIB
TINJAU PROYEK: Bupati Kudus Samani Intakoris bersama Plt Kadinas Arpus Mutrikah melihat progres pengerjaan Gedung Perpustakaan Daerah kemarin.(INDAH SUSANTI/RADARPATI.ID)
TINJAU PROYEK: Bupati Kudus Samani Intakoris bersama Plt Kadinas Arpus Mutrikah melihat progres pengerjaan Gedung Perpustakaan Daerah kemarin.(INDAH SUSANTI/RADARPATI.ID)


KUDUS – Proyek pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah Kudus terus digenjot. Hingga saat ini, progres pengerjaan sudah mencapai 21,66 persen.

Meski ada sedikit keterlambatan sebesar 1,58 persen dari target yang ditetapkan, Bupati Kudus Samani Intakoris optimis proyek ini bisa selesai tepat waktu.

Bupati Samani turun langsung ke lapangan pada Senin (8/11) 2025 untuk memantau pengerjaan.

Dalam kunjungannya, ia melihat berbagai material penting, termasuk rangka atap, sudah disiapkan dan sedang dalam proses fabrikasi.

“Alhamdulillah, berjalan baik dan lancar. Progresnya sudah 21,66 persen, memang ada minus 1,58. Tapi dalam minggu ini harus dikejar. Pemasangan rangka atap sudah dikerjakan di bengkel, jadi nanti bisa cepat,” jelasnya.

Selain mempercepat pengerjaan, Samani juga menekankan pentingnya kualitas material.

Ia memastikan semua bahan yang digunakan, mulai dari besi, beton, hingga material pendukung lainnya, akan melewati uji laboratorium untuk menjamin kekuatan dan standarnya.

“Secara kasat mata kualitas material sudah lumayan bagus. Tapi tentu harus dibuktikan lewat tes laboratorium, mulai dari tekan beton, kekuatan besi, hingga patokan struktur lainnya,” imbuhnya.

Keterlibatan Publik Jadi Kunci

Dalam upaya memastikan transparansi dan kualitas proyek, Bupati Samani secara terbuka mengajak seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk ikut mengawasi proses pembangunan.

Baginya, keterlibatan publik sangat penting untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar bermanfaat bagi rakyat.

“Silakan masyarakat ikut mengawasi, karena gedung ini untuk rakyat. Kalau gedungnya bagus, tamannya bagus, maka tingkat literasi di Kudus juga akan meningkat,” ajak Samani.

Ia menargetkan pembangunan gedung ini rampung pada November 2025.

Selama proses pengerjaan, penyedia jasa wajib mengajukan izin kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada setiap tahapan, demi menjaga seluruh prosedur tetap sesuai aturan.

Pemkab Kudus berharap, gedung baru ini tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga berfungsi sebagai pusat literasi modern dan ruang publik edukatif yang representatif.

Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan minat baca dan menjadi investasi jangka panjang dalam bidang pendidikan di Kudus.

Samani menegaskan, pembangunan fasilitas publik harus mengedepankan kualitas dan fungsionalitas untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang.(san/ade)

Editor : Alfian Dani
#perpustakaan kudus #kudus #pendidikan #literasi masyarakat #bupati kudus