KUDUS - Cahaya lampu menyinari setiap sudut jalanan di RT 4 RW 2 Dukuh Pecinan, Desa Bulung Cangkring, Kecamatan Jekulo.
Pemasangan lampu hias dan lampion ini dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menunjukkan semangat nasionalisme melalui kegiatan menghias lingkungan dengan lampu hias dan aneka lampion.
Tradisi ini bukan hal baru bagi warga setempat. Sejak tahun 2019, setiap bulan Agustus.
Lingkungan RT 4 RW 2 selalu tampak semarak dengan deretan lampu LED warna-warni dan lampion yang digantung melintang di atas jalan desa.
Tahun ini, nuansa perayaan semakin istimewa dengan tambahan lampu hias berbahan anyaman bambu, hasil kreativitas warga sendiri.
Aditya Eko Saputro, Ketua RT 4 RW 2, menjelaskan bahwa kurang lebih 40 rumah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Biaya dekorasi mencapai sekitar Rp30 juta, yang dikumpulkan secara swadaya melalui jimpitan mingguan sebesar Rp5.000 per rumah.
“Pemasangan lampu biasanya mulai dilakukan sejak bulan Juli, dan akan dinyalakan penuh selama bulan Agustus. Warga sangat antusias karena kegiatan ini membuat kampung kami dikenal semarak dan meriah saat momen kemerdekaan,” ujar Aditya.
Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarwarga.
Gotong royong menjadi kunci suksesnya pemasangan lampu hias, di mana seluruh elemen masyarakat terlibat aktif dalam proses dekorasi.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, warga RT 4 RW 2 Dukuh Pecinan membuktikan bahwa semarak kemerdekaan bisa dirayakan secara kreatif dan penuh makna dari tingkat paling dasar: lingkungan tempat tinggal. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab