Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Bantuan Pangan dari Kemensos Didrop ke Tiap Desa di Kudus, Ini Tanggalnya

Abdul Rochim • Sabtu, 26 Juli 2025 | 02:18 WIB
BONGKAR MUATAN: Sejumlah petugas dropping bantuan pangan beras membongkar muatan di balai Desa Ngembalrejo pada Kamis (25/7).
BONGKAR MUATAN: Sejumlah petugas dropping bantuan pangan beras membongkar muatan di balai Desa Ngembalrejo pada Kamis (25/7).

KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) mulai mendistribusikan bantuan pangan.

Bantuan tersebut berupa beras disalurkan ke seluruh desa di sembilan kecamatan se-Kabupaten Kudus.

Proses dropping beras yang berlangsung sejak 21 Juli hingga 31 Juli 2025 ini dilakukan secara bertahap dari Gudang Bulog Kaliwungu ke masing-masing desa setiap kecamatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Kepala Dispertan Kudus, Didik Tri Prasetiyo, menjelaskan bantuan beras ini bersumber dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Data penerima manfaat pun berasal langsung dari kementerian tersebut.

”Dropping dilakukan ke seluruh desa, namun untuk penyalurannya diserahkan pada kesiapan desa masing-masing,” ujarnya.

Didik berharap proses distribusi bantuan bisa berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran.

Selain membantu masyarakat mencukupi kebutuhan pangan pokok di tengah harga beras yang masih tinggi.

Bantuan ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran.

Di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, kegiatan dropping sudah dilakukan di Balai Desa pada Kamis (24/7).

Kepala Desa Ngembalrejo, Mohammad Zakaria, menyampaikan bantuan pangan berupa beras untuk Juni dan Juli masing-masing sebesar 10 kilogram per keluarga penerima manfaat (KPM), sehingga total setiap KPM akan mendapatkan 20 kilogram.

”Jumlah penerima bantuan di Ngembalrejo sebanyak 675 KPM. Rencananya penyaluran akan kami laksanakan pada Selasa, 29 Juli 2025, setelah kami lakukan verifikasi data kembali bersama para ketua RT,” kata Zakaria.

Menurutnya, verifikasi penting dilakukan karena data bisa saja berubah akibat penerima yang pindah atau meninggal dunia.

Undangan untuk pengambilan bantuan akan dibagikan pada Senin (28/7). Nantinya, penyaluran akan dilakukan di balai desa.

Meski jumlah penerima bantuan tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 800 KPM, Desa Ngembalrejo tetap menjadi penerima terbanyak di Kecamatan Bae.

”Dulu mayoritas warga sini buruh pabrik rokok. Tapi karena pabriknya sudah tidak beroperasi, warganya semakin membutuhkan dukungan pangan seperti ini.

Semoga bantuan ini benar-benar membantu masyarakat kami,” kata Zakaria. (dik/him)

Editor : Abdul Rochim
#bulog #kemensos #kudus #bantuan pangan #keluarga penerima manfaat (KPM)