KUDUS, RadarPati.ID – Lahan eks Gedung Ngasirah tengah diminati oleh ivestor.
Salah satu investor akan menyulap lahan tersebut, menjadi swalayan atau tempat perbelanjaan.
Salah satu investor yang tertarik meminang lahan eks Gedung Ngasirah tersebut adalah Swalayan Goori.
Dikabarkan pihak investor tengah berkomunikasi dengan Pemkab Kudus.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus Harso Widodo membenarkan bahwa investor tengah melirik dan akan berinvestasi di bekas lahan gedung tersebut.
Secara perencanaan dari pihak investor, akan membangun gedung swalayan. Terkait lantai gedung ini akan dibangun tiga lantai.
Harso menuturkan, pihaknya tetap menampung rencana positif tersebut.
Namun, dalam pembangunan gedung tersebut, pihak investor tidak boleh meninggalkan sejarah Gedung Ngasirah.
Dulu sebelum dirubuhkan, fungsi Gedung Ngasirah ini adalah sebagai tempat pertemuan atau seringkali dimanfaatkan untuk acara pernikahan atau bazar.
”Ada sejarah pada Gedung Ngasirah. Kami meminta jika dibangun ada gedung pertemuan di sana,” katanya.
Sementara untuk luasan lahan eks Gedung Ngasirah ini, mencapai 9,6 ribu meter persegi.
Pihak investor menginginkan dan akan memanfaatkan separo lahan tersebut.
Hingga saat ini, masih terus berkomunikasi dengan pihak Swalayan Goori. Dia berharap, investasi ini bisa dilaksanakan.
Konsep investasi yang diinginkan oleh Swalayan Goori adalah sewa lahan.
Sesuai dengan informasi dari BPPKAD, harga sewa lahan akan ditentukan berdasarkan appraisal.
Jauh sebelumnya, beberapa investor datang ke Kudus untuk melakukan investasi.
Salah satu investor yang pernah adalah dari Tiongkok. Namun hingga sampai dengan saat ini belum ada kabar dan ketertarikan. (gal/lin)
Editor : Abdul Rochim