Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Meski Bendung Wilalung Dibuka, Kudus Diprediksi Masih Aman dari Banjir, Ini Alasannya

Galih Erlambang Wiradinata • Rabu, 22 Januari 2025 | 03:09 WIB

 

 

SIAGA BENCANA: Pj Bupati Kudus Herda Helmyjaya saat melakukan pengecekan kondisi Bendung Wilalung Undaan untuk pengendalian air banjir di Kudus. ( DONNY SETYAWAN/RADAR PATI)
SIAGA BENCANA: Pj Bupati Kudus Herda Helmyjaya saat melakukan pengecekan kondisi Bendung Wilalung Undaan untuk pengendalian air banjir di Kudus. ( DONNY SETYAWAN/RADAR PATI)

KUDUS, RadarPati.ID – Kondisi Bendung Wilalung saat ini memasuki kategori awas per Selasa (21/1).

Meski demikian, Penjaba (PJ) Bupati Kudus, Herda Helmijaya menyatakan kondisi Kota Kretek masih aman dari banjir.

Hal ini diungkapkan oleh Pj Bupati Kudus, Herda Helmijaya saat meninjau kondisi Bendung Wilalung kemarin.

Ia melihat langsung bangunan peninggalan Belanda tersebut yang tengah dibuka pintu airnya.

Pintu air nomor delapan Bendung Wilalung kini dibuka 10 sentimeter. Aliran air tersebut mengarah ke Sungai Juwana.

Dibukanya pintu air ini melihat kondisi air kiriman Bendung Klambu kian meningkat.

Selasa pada pukul 11.00 debit air bendungan mencapai 839,6 meter kubik per detik.

Pj Bupati Kudus Herda Helmijaya menyatakan, situasi di Kabupaten Kudus masih terbilang terkendali dan aman dari banjir.

Meskipun saat ini debit air dari Bendung Klambu kian meningkat.

”Melihat kondisi bendungan ini sudah maksimal, sesuai aturan maka kami akan membuka pintu bendungan tersebut,” katanya.

Ia meminta masyarakat tetap waspada walaupun kondisi saat ini terbilang aman.

Dia menyebut kondisi cuaca ekstrim akan mempengaruhi turunnya curah hujan.

”Jadi penanganan ini tidak bisa sendirian (Pemkab Kudus), perlu adanya kerja sama antar wilayah,” imbuhnya.

Sementara itu, Operator dan Pemeliharaan Bendung Wilalung Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWS), Karno mengatakan, pembukaan pintu air ini dilakukan sejak Senin (20/1) malam.

Hal ini mengingat debit Sungai Wulan terus meningkat.

Selain itu, kondisi di hulu atau Bendung Klambu pintu airnya telah dibuka keseluruhan. Sesuai dengan operasional, pintu Bendung Wilalung dibuka.

”Kondisi saat ini masih stabil di posisi 800-an airnya. Situasi di hulu juga masih aman,” katanya.

Dia menambahkan, kenaikan debit air Sungai Wulan ini mengalami kenaikan semenjak dua hari terakhir. Hal ini dipicu curah hujan yang tinggi.

Apabila air kembali naik debitnya, maka Karno akan menambah lagi bukaan ketingian pintu air nomor delapan.

Apabila debit air mencapai 850 pintu air dinaikan lagi sepanjang lima sentimeter.

Dalam kondisi ini, Karno menyebut masyarakat Kabupaten Kudus tidak perlu panik. Masyarakat tetap diminta waspada di setiap saat.

”Kami juga meminta masyarakat tidak menyebarkan video lama kondisi Bendung Wilalung, ini akan membuat kepanikan warga sekitar,” tandasnya. (gal/him)

Editor : Abdul Rochim
#kudus #banjir #bendung wilalung