KUDUS, RadarPati.ID - Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kudus menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) XI pada Selasa hingga Rabu (24-25/12).
Pada acara pembukaan Konfercab XI turut dihadiri sejumlah tokoh penting.
Yakni Ketua Umum PP Fatayat NU, Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, Sekretaris PW Fatayat NU Jawa Tengah, Solkhah Mufrikhah, Pj Bupati Kudus, H. Chasan Habibie, Rektor IAIN Kudus, H. Abdurrahman Kasdi, Sekretaris PCNU Kudus, H. Nur Said, Ketua Muslimat NU Kudus, Hj. Chumaidah Hamim, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Acara yang berlangsung di IAIN Kudus ini memiliki sejumlah agenda penting.
Di antaranya, mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya.
Lalu, merumuskan program kerja untuk lima tahun mendatang. Dan yang terpenting memilih ketua baru PC Fatayat NU Kudus periode 2024-2029.
Berdasarkan informasi dari Suaranahdliyin.com, terdapat dua kandidat kuat untuk memimpin PC Fatayat NU Kudus lima tahun ke depan.
Mereka adalah Wakil Sekretaris PC Fatayat NU Kudus, Hj. Farida, dan Bendahara PC Fatayat NU Kudus, Wifiq Azizah, yang juga menjabat sebagai ketua panitia Konfercab.
“Kedua kandidat ini diusung oleh sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kudus,” ujar salah seorang pengurus Fatayat NU yang enggan disebutkan namanya.
Meskipun demikian, para ketua PAC Fatayat NU se-Kudus belum secara tegas menyatakan dukungan mereka.
Satu-satunya dukungan yang sudah jelas datang dari PAC Fatayat NU Kecamatan Jati, yang mengusung Hj. Farida sebagai calon ketua.
“Kami memiliki misi mengusung calon dari Kecamatan Jati dan sudah menggerakkan dukungan hingga ke tingkat ranting,” ungkap Rufi’ah, salah satu anggota PAC Kecamatan Jati.
Di sisi lain, Ketua PAC Fatayat Bae, Siti Rosyidah, berharap konfercab ini dapat menghasilkan pemimpin yang amanah.
“Semoga ketua baru yang terpilih bisa membawa Fatayat ke arah yang lebih maju,” tuturnya.
Senada dengan itu, Ketua PAC Fatayat Gebog, Risda Umami, menyampaikan harapannya agar pemimpin yang terpilih dapat menjaga nama baik Fatayat NU.
“Semoga pemimpin terpilih mampu membawa marwah organisasi menjadi lebih baik lagi, mengingat nama Fatayat NU sudah sangat diperhitungkan di masyarakat,” katanya.
Sementara Ketua PAC Fatayat NU Mejobo, Rahma Fitri, menekankan pentingnya persatuan dalam proses pemilihan ini.
Ia menyatakan pihaknya akan mengikuti arahan pembina untuk memilih kandidat terbaik. “Kami akan mengalir saja, sendiko dawuh pembina, dan memilih yang terbaik,” ujarnya. (Dilansir dari Suara Nahdliyin/him)
Editor : Abdul Rochim