Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Dapat “Amplop” dari Dua Paslon, Satu Pemilih Dapat Rp 200 Ribu, Ada yang Ditambah Minyak Goreng

Vachri Rinaldy • Selasa, 26 November 2024 | 02:35 WIB

 

Serangan fajar Pilkada Grobogan. (IST)
Serangan fajar Pilkada Grobogan. (IST)

KUDUS, RadarPati.ID - Sebar-sebar uang dari para relawan  pasangan calon (paslon) bupati-wakil di Karesidenan Pati-Grobogan hingga kemarin masih berlanjut.

Bahkan ada satu pemilih dapat daru dua pasangan calon.

”Pertama, hari Jumat (23/11) saya dapat dari kubu Hartapo Mawahib Rp 120 ribu. Petang ini (Senin, 25/11) dapat dari Sam’ani-Bellinda, Rp 150 ribu,” ujar A, warga Kacamatan Kota, Kudus.

A mengaku menerima uang itu. Karena bisa untuk tambah jajan.

”Kalau soal pilihan, saya sudah punya pilihan,” ujarnya singkat.

Hal sama terjadi di Rembang. Menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) besok, beberapa warga mengaku menerima Rp 200 ribu dari dua paslon.

Yaitu paslon 01 Vivit Dinarini Atnasari dan Zaimul Umam Nursalim dan paslon 02 Harno-Hanies .

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus dari berbagai sumber, orang yang diduga menjadi pendukung paslon sudah menyebar uang beberapa hari yang lalu.

Salah satu sumber menyampaikan pembagian itu sudah dimulai sejak sekitar lima hari yang lalu di wilayah Kecamatan Sumber oleh orang yang mendukung atau relawan Paslon 01 yaitu Vivit Dinarini Atnasari dan Zaimul Umam Nursalim (Gus Umam).

"Langsung Rp 200 ribu," kata sumber Jawa Pos Radar Kudus yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, pembagian itu diberikan kepada para warga yang memang sudah menentukan pilihan.

Hal serupa juga dilakukan oleh orang yang mendukung atau relawan paslon 02 Harno-Hanies. Jumlahnya juga sama Rp 200 ribu.

"Mulai membagi sekitar empat hari yang lalu," imbuhnya.

Saat membagikan itu, kata dia, hanya berupa amplop tanpa ada gambar Paslon.

Fenomena serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Kaliori.

Salah satu warga juga mengamu mendapatkan uang Rp 200 ribu. "Sama Rp 200 ribu-nya. Rata-rata Rp 200 ribu," ujarnya.

Jumlah amplop yang sama juga didapatkan oleh salah satu warga Kecamatan Rembang. "Yang disebar amplop," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rembang Totok Suparyanto menyampaikan.

Terkait dengan pengawasan politik uang pihaknya sudah melaksanakan rapat koordinasi bersama Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

"Kemarin saat rakor Panwascam dan jajaran kami instruksikan agar pasang mata dan telinga, soale para pelaku pasti menghindari pengawas pemilu," katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

Selain itu, kata dia, masyarakat juga bisa melaporkan di saluran aduan Bawaslu.

Sampai dengan kemarin (25/11) pihaknya mengaku belum mendapatkan laporan maupun temuan praktik politik uang.

"Belum ada (laporan atau temuan praktik politik uang). Laporan masih seputar netralitas kades. Masyarakat jika punya bukti dan saksi diimbau lapor ke Pengawas Pemilu," katanya. 

Di Kabupaten Grobogan juga terjadi penyebaran uang. Penyebaran uang dari paslon di Pilkada Grobogan mulai tersebar di hari tenang.

Hasil penelusuran koran ini sejumlah amplop berisi uang dan stiker bergambar paslon mulai tersebar di warga masyarakat Grobogan.

Sebaran dari paslon 01 Setyo Hadi – Sugeng Prasetyo dari video yang dikirim warga ke koran ini mendapatkan Rp 50 ribu untuk sekeluarga. Amplop tersebut ada gambar Hadi-Sugeng.

Sedangkan paslon 02 dari foto yang dikirimkan ada uang nominal Rp 25 ribu plus minyak goreng serta stiker bergambar paslon 02 Bambang Pujiyanto – Catur Sugeng Susanto dengan tulisan Bambang – Catur Grobogan Makmur berwarna hijau dan Cagub Jateng nomor dua Achmad Lutfhi-Taj Yasin Ngopeni Ngelakoni Jateng.

Warga berinisial B warga Kecamatan Penawangan mengaku mendapatkan amplop dan stiker dari tim sukses paslon 02 Bambang Pujiyanto – Catur Sugeng Susanto.

Amplop tersebut berisikan uang Rp 25 ribu dengan stiker foto Bambang – Catur Grobogan Makmur dengan stiker Achmad Lutfi – Taj Yasin.

Selain stiker juga mendapatkan tambahan minyak goreng setengah liter yang diterima pada Senin (25/11).

”Alhamdulilah dapat Mas. Bisa untuk jajan anak-anak,” kata dia.

Dia mengaku, senang mendapatkan amplop dari paslon meski nominalnya masih kecil. Apalagi selama beberapa kali Pilkada tidak dapat amplop.

”Ini baru satu yang calon satunya belum dapat,” ujarnya.

Hal sama juga diungkapkan W, warga Kecamatan Toroh. W baru mendapatkan dari paslon 01 Hadi-Sugeng.

Amplop yang diterima ada tulisan Hadi-Sugeng di amplop depan dan uang Rp 50 ribu diberikan untuk satu keluarga.

”Iya dari tim sukses sementara satu amplop untuk satu keluarga,” kata dia.

Sementara itu, salah satu tim relawan BA mengaku penyebaran amplop tidak seluruh warga dapat.

Amplop diberikan hanya kepada warga yang masih bimbang untuk memilih siapa.

Sedangkan warga yang sudah militan tidak diberikan apapun karena sudah mantap memilih calonya karena sebaran amplopnya uang tidak seberapa.

”Warga yang sudah mantap pilih paslon tidak kami hitung dapat. Karena sudah mantap akan pilihan diberi amplop dan tidak tetap pilihan sama,” kata dia.

Selain amplop berisikan uang dan stiker, pihaknya juga memberikan tiket pariwisata untuk pemilih.

Dia mengaku, bahwa sebaran yang diberikan dari paslon 02 diniatkan sedekah.

Sehingga dari relawan menambah Rp 10 ribu kepada warga mendapatkan. Sehingga jadi Rp 30 ribu ditambah dengan tiket masuk wisata gratis.

”Kami bekerja dengan rela agar mendapatkan pimpinan Grobogan yang baik,” terang dia.  (vah/mun/zen)

Editor : Abdul Rochim
#kudus #rembang #amplop #grobogan #pilkada