Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Renovasi Gedung Rawat Inap hingga Farmasi Habiskan Anggaran Rp 13 M Begini Kata PJ Bupati

Indah Susanti • Jumat, 20 September 2024 | 04:11 WIB
CEK GEDUNG: Pekerja melakukan pengawasan saat pengerjaan bangunan gedung Dahlis RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. INDAH SUSANTI/RADARPATI.ID
CEK GEDUNG: Pekerja melakukan pengawasan saat pengerjaan bangunan gedung Dahlis RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. INDAH SUSANTI/RADARPATI.ID

JATI, RADARPATI.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Kudus, saat ini melakukan renovasi besar-besaran dengan mengerjakan tiga proyek sekaligus, menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2024 senilai Rp 13 milar.

Tiga gedung yang sedang digarap di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus yakni Gedung Rawat Inap Dahlia, Gedung Laboratorium, dan Gedung Farmasi.

Pengerjaan proyek renovasi dilakukan secara bertahap dalam rangka meningkatkan pelayanan di rumah sakit setempat.

Direktur RSUD Kudus dokter spesialis anak Abdul Hakam menerangkan, dari tiga proyek renovasi, yang telah berjalan yakni pengerjaan Gedung Ruang Rawat Inap Dahlia.

Sementara pengerjaan dua gedung lainnya, yakni Gedung Laboratorium dan Farmasi masih dalam tahap perencanaan.

“Gedung Ruang Rawat Inap Dahlia kita renovasi karena ada kemiringan pada bangunannya, itu sudah bangunan lama sekitar 2004 lalu. Renovasi baru berjalan dua pekan, kalau progresnya masih sekitar dua persen,” ujar dokter Hakam.

Nominal pengerjaan Gedung Dahlia dialokasikan dari DBHCHT 2024 senilai Rp 2,9 miliar dengan masa pelaksanaan selama 122 hari kalender.

Sedangkan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender.

“Alasannya karena ada kemiringan pada bangunan yang sudah berdiri sejak 2004, jadi perlu diberikan landasan dan beton untuk menopang struktur atasnya,” jelas dr. Abdul Hakam.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Kudus M. Hasan Habibie saat melakukan kunjungan di RSUD dr. Loekmono Hadi, Kamis (12/9) lalu menyampaikan, RSUD Kudus memiliki potensi besar untuk menjadi pusat layanan spesialis bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya.

“RSUD sudah memiliki pelayanan jantung yang baik, namun ada kendala di beberapa titik lain yang masih membutuhkan perbaikan dan penguatan. Kami juga perlu memikirkan skema untuk menarik tenaga medis spesialis yang masih kurang di beberapa sektor,” ungkapnya.

Pj Bupati Hasan juga mengharapkan RSUD Kudus memiliki poli spesialis tertentu untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

Terlebih, RSUD Kudus sudah menjadi rujukan pasien penyakit jantung di eks-Karesidenan Pati. (san/him)

Viona Amalia Adinda Putri
Viona Amalia Adinda Putri
Editor : Abdul Rochim
#rsud #kesehatan #kudus #Pj Bupati Kudus M Hasan Chabibie #pasien #RSUD Loekmono Hadi Kudus #layanan kesehatan #renovasi